Peringatan Yasmin di lounge kantor tempo hari meninggalkan gema yang sunyi namun pekak di telinga Vania. Selama beberapa hari, suasana di lantai eksekutif Menara Saverio terasa sangat steril. Vania bekerja dengan presisi mesin, dingin, cepat, dan tanpa cela. Namun, bagi wanita seperti Vania, kata-kata Yasmin bukanah sebuah titik penghentian, melainkan sebuah tantangan untuk bermain lebih halus, lebih dalam, dan lebih mematikan. Vania masuk ke ruangan Kaizan dengan sebuah map tipis. Ia tidak lagi menggunakan parfum yang memenuhi ruangan, melainkan aroma sabun mandi yang sangat tipis, memberikan kesan bersih dan jujur. Pakaiannya pun sangat tertutup: sebuah turtleneck hitam dipadu dengan blazer abu-abu. "Selamat pagi, Pak Kaizan. Ini rangkuman laporan mingguan dan revisi klausul dari ti

