Sagasta Effect

1048 Words

Bukan cuma ibu hamil yang bisa ngidam, Rhio juga. Berkat Rhio yang tiba-tiba pengin mi goreng Jawa, Rhea rela jauh-jauh berjalan ke area depan komplek. Tidak sendirian, Rhea ditemani Sagas. Biasanya Sagas dan Rhea akan banyak berbicara. Tapi malam ini sunyi. Bibir keduanya terkatup rapat. Rhea sendiri sudah berulang kali mengajak Sagas berbicara. Tapi responnya tak begitu panjang, hanya secukupnya saja. "Gas, lo masih marah?" tanya Rhea. "Aku? Marah? Enggak kok. Kan aku udah bilang kalau aku sama sekali nggak marah," jawab Sagas. Meski Sagas bicara begitu, nyatanya bukan itulah yang Rhea rasakan. Rhea merasa Sagas seperti menjaga jarak dengannya. Padahal biasanya tidak begitu. "Lo mau apa, Gas? Nasi goreng atau apa?" "Aku nggak usah, Rhe," kata Sagas. Setelah berkata demiki

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD