"oke,jika kamu berfikir ini adalah anak dari lelaki lain,tunggu sampai anak ini lahir,kita akan melakukan tes DNA semoga kamu bisa puas nanti dengan hasilnya,seberapa buruk aku di matamu Ar,sebenarnya ..di mana aku menyinggumu,selama ini,aku bahkan berusaha untuk tidak terlihat tidak baik di matamu,hanya karena aku menggerutu tentang ke hamilanku, lantas kamu menuduhku sampai begitu kejam." Tanya merasa sesak di dadanya,
"mulai saat ini,aku akan menjaga bayi ini dengan baik,aku akan hidup dengan baik hingga dia lahir nanti,kamu akan lihat ketika dia sudah ada di dunia ini,dan kamu akan tau yang selanjutnya" Tanya berbicara tetapi getar di tubuhnya sudah mencapai puncak di mana dia hampir merasa akan roboh seketika,"Tan,aku.." "asas...,tidak perlu menjelaskan padaku, terlihat jelas kamu bahkan lebih memercayai orang-orang di sekitarmu di banding aku istrimu sendiri,aku akui kita menikah masih belum sampai setahun , setidaknya kamu bisa menjadi pendukung untukku ketika aku sedang tidak baik,tetapi sebaliknya kamulah yang lebih awal menuduhku," Tanya berusaha berbicara tanpa mengeluarkan air matanya,tetapi saat itu air matanya tidak dapat bekerja sama dengannya. Tanya langsung menuju kamarnya ,dan menutup pintu dengan keras, Ardi hanya berdiri di depan meja makan sambil memegangi pipinya yang agak merah itu,akibat tamparan tadi,dia juga merasa bersalah pada istrinya,mengapa dia begitu bodoh langsung menuduhnya seperti itu tanpa bukti,
"Tan,...,aku minta maaf ya,seharusnya aku tidak berkata seperti itu padamu," Ardi berdiri di dekat pintu kamar sambil berkata dengan rasa menyesal di hatinya.mengapa dia tidak berfikir , istrinya saat itu sedang hamil muda,tentu emosinya sangat mempengaruhi janin yang masih beberapa Minggu itu. karena Tanya tak membuka pintu,Ardi hanya memandang makanan yang telah di masak istrinya,itu adalah udang kesukaannya,dia kemudian menuju meja makan dan memakan makanan yang telah dingin itu,
tanya sangat terpukul dengan kata-kata Ardi,dia bahkan menangis sepanjang malam tanpa suara, matanya sudah sembam.beberapa jam kemudian,dia merasakan suara di perutnya sedang memanggil meminta makan,ya,tadi dia belum makan sedikitpun jadi dia mulai menarik nafas membuat dirinya merasa nyaman baru kemudian dia keluar kamar untuk mengambil cemilan,dia melihat suaminya sedang tertidur di atas meja makan,dia tiba-tiba kasihan pada suaminya itu.
dia mendekat perlahan dan membelai lembut rambut suaminya itu,dia tidak tau jika suaminya berpura-pura tidur dengan menikmati gerakannya itu, dia melakukan itu ingin tau apakah istrinya benar-benar tidak menyukainya, seperti yang di katakan temanya tadi siang.
"arsi,..aku sangat menyayangimu,tetapi bisa tidak jangan menuduh aku yang tidak benar,aku bahkan hanya melakukanya denganmu,memang saat itu aku yang memintamu untuk kita mencobanya,tetapi aku tidak menyangka bisa hamil dengan cepat,aku masih belum bisa menerimanya."kata Tanya, Ardi berpura-pura mengerakkan kepalanya,tanya langsung bergegas ke dapur mengambil cemilannya,dia sudah sangat lapar.
ketika Tanya sedang di dapur Ardi bangun dari tidurnya,dan tersenyum pada apa yang di dengar dari istrinya itu, dia baru sadar, ternyata istrinya benar-benar belum dewasa.
Ardi bergegas ke dapur untuk menemui istrinya, dia memeluknya dari belakang , Tanya tentu kaget, "Tan,..aku benar-benar minta maaf ya,aku tidak seharusnya berkata seperti itu padamu,tolong maaf kan aku ya,"? arsi merayu istrinya itu dan tidak melepaskan pelukannya, "Ardi,aku memesan padamu untuk mengganti parfum yang kau pakai,itu menggangu hidungku,"!
Ardi "..." ah,dia lupa jika harus mengganti parfum yang ia pakai , seketika Ardi bergegas ke kamar dan Mengganti pakaiannya, kemudian dia kedapur lagi,melihat istrinya yang masih duduk di meja kecil sambil memakan cemilannya,dia tiba-tiba merasa istrinya ini sangat lucu,dia kemudian tersenyum dan mendekati istrinya, " sayang ku Tanya..kamu jangan marah lagi ya, jika masih marah aku akan memakanmu ,mau"?
Tanya"..." " apa ,, memakannya"?sebenarnya hal yang paling ia takutkan selama ini adalah keinginan suaminya itu yang terlalu kuat,hanya karena ia hamil beberapa Minggu ini maka ia bisa sedikit lega.
dokter mengatakan,untuk tidak terlalu berhubungan seksual di saat kehamilan beberapa Minggu, boleh melakukannya jika sang istri merasa tidak apa-apa.