Setelah berhari-hari di rumah sakit, akhirnya Ranum diperbolehkan pulang. Ranum merasa sangat bahagia karena selama sakit Agasta tidak pernah meninggalkannya. Selama ini Ranum berpikir hubungannya dan Agasta berbeda dengan pasangan lain. Namun sekarang dia sadar jika Agasta berbeda dengan laki-laki yang lain, walaupun Agasta tampak cuek ternyata ada sosok begitu menggemaskan hingga Ranum tidak ingin menyiakan kesempatan untuk berduaan dengan Agasta. "Kamu jangan kemana-mana!" titah Arka dengan nada tegas. Ranum mengangguk sambil mendaratkan tubuhnya di sofa. "Aku hari ini udah mulai kuliah, tapi sepulang kuliah aku akan kesini lagi." Ranum ingin waktu berhenti disini saja. Dimana hanya ada dirinya dan Agasta. "Kenapa malah melamun?" Ranum tersadar dari termangunya. "Hemm.. Aku cuma

