JARAK (PART 13)

1211 Words

Pagi ini Arya dan Dinar sudah tiba di kampus, berjalan bersama menyusuri koridor sambil membicarakan obrolan ringan dan sesekali diselipi dengan candaan receh ala Arya. Kekhawatirannya kemarin sedikit demi sedikit menghilang saat melihat senyuman di bibir Dinar yang terukir begitu indah. “Aku masuk duluan ya.” “Iya. Semangat.” “Kamu juga semangat.” Dinar masuk ke dalam ruangan meninggalkan kekhawatirannya tentang kemarin di ambang pintu. Ia berjalan dengan kepala yang sedikit menunduk. “Pagi Dinar.” Suara itu terdengar ceria, namun entah mengapa mulut Dinar enggan terbuka untuk membalas sapaan itu. “Nar, kemarin itu kamu kenapa, sih? Cerita sama aku dong,” ucap Kaila saat Dinar baru saja duduk di kursinya. Dinar masih tak bersuara, ia juga enggan melihat wajah Kaila. Dinar lebih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD