Setelah berbicara panjang dengan Ibu Panti, Irene memutuskan untuk menghabiskan waktu di panti hari itu. Ia ingin membantu, sekadar mengalihkan pikirannya dari berbagai pertanyaan yang terus berputar di benaknya. “Irene, hari ini banyak pekerjaan. Kalau kamu mau membantu, anak-anak di ruang baca membutuhkan pendamping. Mereka sedang menunggu cerita sebelum tidur siang.” Irene tersenyum kecil, mengangguk. “Tentu, Bu. Aku akan bantu.” Dengan langkah mantap, Irene menuju ruang baca. Ia menemukan sekelompok anak kecil duduk melingkar di atas karpet warna-warni, wajah mereka penuh harap. Begitu melihat Irene, mata mereka berbinar-binar. “Kak Irene!” seru salah satu anak, seorang bocah perempuan berusia sekitar tujuh tahun dengan rambut dikepang dua. "Pamela kangen banget sama Kakak. Kenapa

