Kehadiranmu, pembawa sial!

1711 Words

Tidak terasa hari demi hari berlalu. Sudah seminggu ini, Yuna melihat perubahan pada Reynard. Semenjak Yuna keluar dari rumah sakit. Lelaki itu nampak lebih dingin, dan sangat cuek. Pergi pagi sekali entah kemana, dan pulang malam di saat Yuna sudah terlelap. Yuna yang sendirian di kamar hotel, membuat ia terkadang sangat takut. Hingga membuat Yuna menahan matanya dari rasa kantuk yang menggelayuti matanya. Terkadang juga, ia tidak tahu jam berapa ia terlelap, sudah siang baru bangun. Seperti saat ini, kaki Yuna mondar-mandir menunggu kepulangan Reynard. Pintu yang terus menerus diliriknya, belum juga terdengar suara orang membuka pintu. Sebab, lelaki itu membawa kunci cadangan. Maka dari itu Reynard tidak membangunkan Yuna yang menunggunya di sofa. Jam telah menunjukkan pukul dua pagi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD