Violet menghembuskan nafas terakhirnya dalam dekapan putra mahkota.matinya violet bersamaan dengan rasa panas yang tiba-tiba menyerang pangeran collin.
ia merasakan separuh wajahnya terbakar,rasa sakitnya membuat pangeran collin berlari ke danau.Dengan cepat ia melepaskan topengnya dan memasukkan wajahnya ke dalam air danau.
beruntung rasa panasnya mulai menghilang,ia lalu mengusap sisa air di wajahnya dan merasakan keanehan,
Setengah dari wajahnya tak lagi kasar.
ragu-ragu ia melihat pantulan wajahnya di danau dan melihat wajahnya kembali normal seolah tak pernah terbakar,
Sang putra mahkota terkejut senang dengan keajaiban yang di alaminya.
"Bagaimana bisa wajahku sembuh? " Gumamnya.
"Wanita itu, apakah dia seorang peri? "
Pangeran collin mendekati violet yang sudah tidak bergerak. ia mencoba mengguncang tubuhnya agar bangun, namun violet sama sekali tak bergeming. Ia lalu mendekatkan telinganya ke d**a violet dan tak terdengar suara detak jantungnya sama sekali.
Violet sudah mati.
Rasa bersalah mulai menyelimuti hati sang putra mahkota.
wanita yang di culik nya ternyata sangat baik,Ia ingin pangeran collin kembali ke istana dan menjadi raja terbaik untuk rakyatnya.
Rasanya Ia ingin membawa violet pulang dan meminta maaf pada keluarganya, Namun ia terpaksa mengikuti permintaannya untuk meninggalkan jasadnya terbaring di tempat indah itu.
Pangeran collin membaringkan tubuh violet di atas bunga yang di kumpulkan nya dari pinggir danau. Ia juga sempat meminta maaf sebelum meninggalkan nya sendirian.
***
Di rumah violet, Orion kembali dengan di sambut oleh isak tangis ibu violet,
Ia sedang menangis dalam pelukan suaminya.
Beberapa anggota polisi juga nampak berlalu lalang di dalam rumah, berusaha melacak keberadaan violet dari petunjuk yang di tinggalkan penculik .
di temukan obat tidur di dalam makanan tadi malam yang membuat keluarganya tak bisa mendengar pertarungan sengit itu.
Perlahan Orion mendekati keduanya untuk mencari tahu,perasaannya tak enak. Alangkah terkejutnya ia mendengar bahwa violet telat di culik.
Ia pun segera berlari ke kamar violet dan mendapati kamarnya kacau balau akibat pertarungannya dengan pangeran collin.tertinggal pisau dan sedikit ceceran darah pangeran di lantai.
Orion berlutut menyesali kecemburuan bodohnya, ini bukan kali pertama ia gagal melindungi violet.
Iapun kembali menemui ibu violet dan berjanji akan membawanya pulang.
Orion memulai pencariannya di hutan tempat pohon apel berada namun tak menemukan apapun disana. Ia lalu datang ke istana meminta bantuan kepada Raja.
Menurutnya, semakin banyak yang mencari akan semakin cepat juga violet di temukan.
Namun sang Raja tak mau membantu karna marah saat mendengar berita bahwa pangeran louis datang kerumah violet untuk melamarnya kemarin.
Pangeran Louis melihat Orion pergi dari istana.
ia pun penasaran dengan kedatangannya tadi, Pengawal memberitahukan alasan kedatangan nya pada pangeran.
pangeran pun ikut cemas setelah mengetahui violet di culik,rasanya ia ingin memacu kudanya dan mencarinya sendiri.
Sayangnya ia sedang di hukum oleh Raja dan tak boleh pergi kemana-mana sebelum pernikahannya dengan putri Caroline terlaksana.
Satu-satunya yang bisa di lakukannya saat ini hanyalah mendoakan agar violet segera di temukan dalam keadaan selamat.
****
Hari mulai gelap dan Orion masih belum menyerah untuk mencari violet seraya berdoa dalam hatinya agar wanita yang dicintainya baik-baik saja.
Satu-satunya tempat yang belum di datanginya adalah hutan yang berada di atas gunung.
Orang-orang mengatakan bahwa tempat indah itu berhantu karna terkenal sebagai tempat membuang mayat.
Orion memacu cepat kudanya ke tempat itu dan menemukan jasad violet terbaring lemah di atas tumpukan bunga.
Draco yang sudah sampai lebih dulu terlihat berdiri mematung memandang sedih pada violet.
Orion mengira bahwa violet mati karna di gigit olehnya, setelah turun dari kudanya ia langsung memukul Draco lalu mencengkram kerah bajunya
"Apa yang kau lakukan padanya?! "
Draco melepaskan cengkraman nya dan mendorong Orion seraya menatapnya marah.
"Harusnya aku yang bertanya! Kenapa kau tidak menjaganya dengan benar?!! "
Orion tak mengerti dengan pertanyaan nya, ia lalu memeriksa tubuh violet dan tak menemukan bekas gigitan disana.
Di ingatnya bahwa sudah 2 hari sejak ia mengisi energinya,artinya violet mati karna kesalahannya.
Draco yang mengintai violet dari kejauhan pun pergi setelah kedatangan pangeran Louis ke rumahnya kemarin, Ia tak memperhatikan bahwa pangeran collin juga ikut mengintai bersamanya.
Dengan putus asa Orion mencoba menghidupkan violet kembali dengan ciumannya seperti saat terakhir kali violet sekarat, sayangnya kali ini ciuman itu tak mengembalikan violet sama sekali.
Ia lalu menatap Draco dan memohon agar ia memberikan darahnya untuk violet seperti saat kaki violet terluka.
Namun Draco hanya bisa menggeleng lemah seraya beralasan.
"Darahku hanya bisa menyembuhkan, tidak bisa membangkitkan seseorang dari kematian"
"Kecuali.... "
Draco tiba-tiba mengingat sesuatu dan segera pergi. Tak lama kemudian ia datang lagi membawa bungkusan berwarna hitam.
"Ada satu cara berbahaya untuk membangkitkan nya dari kematian"
Ujar Draco serius
"Bagaimana? "
"Aku akan menghisap darahnya dan membuatnya terbangun, namun aku belum pernah menghisap darah siapapun sehingga akan sulit untuk berhenti. "
Ia lalu menyodorkan bungkusan hitam itu pada Orion, dilihatnya bungkusan itu berisi belati yang terbuat dari perak.
Vampir yang terluka karna benda perak akan sulit untuk sembuh , tusukan benda perak bahkan bisa membuat sang vampir kehilangan nyawa
"Tusuk aku dengan belati ini bila aku tak berhenti menghisap darahnya setelah ia bangun.
Dan bawalah dia menjauh dari sini"
"Apakah cara ini akan berhasil? "
Orion nampak pesimis
"Memangnya kau punya cara lain? "
Orion menggeleng
Perlahan-lahan Draco meraih tubuh lemah violet dan mulai mengigit lehernya.
Beruntung darahnya belum sempat membeku hingga Draco berhasil menghisap darahnya.
Rasa manis dan lezat memenuhi mulut Draco. ia tak pernah merasakan makanan atau minuman yang lebih lezat daripada darah suci dari wanita yang dicintainya.
Caranya berhasil membangkitkan violet dari kematian. Perlahan ia membuka matanya yang berubah merah sambil mengerang kesakitan.
Orion yang melihatnya berteriak pada Draco agar ia berhenti mengigitnya.
namun Bukannya melepaskan violet,draco justru memeluknya erat-erat. Seolah-olah ia tak ingin makanannya direbut.
Draco sungguh tak sadar akan perbuatannya maka terpaksa Orion pun menusuk bahunya dengan belati perak .
membuat Draco melepaskan violet dan berteriak kesakitan.
Terlihat asap mengepul keluar dari bekas tusukan belati itu, seolah-olah belati itu membakar tubuhnya.
Orion lalu segera membawa violet pergi dari sana meninggalkan Draco yang kesakitan sendirian di hutan.