bc

Takdir Cinta Miss Arimbi

book_age18+
62
FOLLOW
1K
READ
like
intro-logo
Blurb

Arimbi seorang gadis cantik dengan perawakan semampai yang memiliki kekasih bayangan yang di kenal di aplikasi Sosial Media sejak tiga tahun yang lalu. Seseorang yang sudah di kenal dengan nama akun "Pria Tamvan" sudah berhasil membuat Arimbi jatuh hati dan yakin dengan pemilik akun tersebut.

Satria adalah pria tampan yang bergelar CEO di perusahaan dengan usianya yang sudah cukup matang, memutuskan untuk tidak segera menikah karena memiliki kekasih di Sosial Media. Apakah itu Arimbi?

Mari kita simak ceritanya.

chap-preview
Free preview
Pertemuan Pertama
Sore itu di sebuah taman yang cukup luas dan banyak terdapat bunga-bunga tujuh rupa. Ada seorang gadis cantik berperawakan semampai berusia 22 tahun dengan wajah kesal dengan bibir yang cemberut dahi yang menyerlit. “Kenapa sieh harus selalu ikut kesini, lagian acara rutin tahunan selalu dan selalu saya harus ikut." Gumam Arimbi dan beranjak dari tempat duduknya di bawah pohon yang cukup rindang. “Ikut acara di dalam juga males banget, terlalu banyak acara adat yang saya tidak begitu tertarik. Yang ada saya ngantuk dan jenuh di sana." Ucap Arimbi dengan wajah monyongnya sembari melempar botol minuman kaleng ke sembarang tempat. “Papa sama mamah tuh kebiasaan dari kecil kalau ada pertemuan seperti ini selalu ngajak saya, kenapa tidak di rumah aja atau di ijinkan liburan bareng temen-temen kan asik." Omelan Arimbi sambil melempar permen karet yang baru saja ia kunyah. “Boseeen.....!!!" Teriak Arimbi seperti anak kecil yang pengen di belikan balon. Arimbi Cantika Prawira Putri dari Bapak Santoso Budi Prawira seorang pengusaha kaya raya yang bergerak di bidang properti. Dan Liliana Seva Prawira mantan model keturunan Indonesia-Belanda yang sekarang sibuk dengan butiknya. Sebenarnya Arimbi bukan anak tunggal, tetapi dia memiliki seorang kakak laki-laki yang bernama Arjuna Bagus Prawira yang sekarang sibuk dengan kuliah S3 nya di Jepang. Selain itu juga Arjuna sibuk membantu mengurus usaha ayahnya yang ada di mana-mana. Termasuk sekarang ini di Jepang. “Aduuh..!!!," "Kurang ajar!" Seseorang mengambil botol minuman bekas di tangannya. Yang entah dari mana asalnya tiba-tiba ada yang melempari botol minuman bekas."Siapa yang melempar kaleng kesini!" Suara yang menggelegar dari seorang laki-laki dari kejauhan. Arimbi yang tadinya masih cuek dan asik dengan raut muka kesalnya, tiba-tiba mendengar ada yang meneriakinya. "Suara siapa itu, perasaan tidak ada orang di sini?" Gumam Arimbi dalam hati dengan wajah polosnya dan kepalanya yang clingak-clinguk sembari menoleh ke kanan dan ke kiri. Tanpa di sadari Arimbi, ternyata ada yang kena lemparan dari Arimbi. Dengan cepat Arimbi pura-pura tidak tahu dan segera menutup wajahnya dengan pura-pura membaca buku yang sudah menemaninya sedari pagi. "Woey!" Teriak seorang pria tampan yang tiba-tiba sudah muncul di depan Arimbi dengan sangat kilat. Pria yang sangat tampan dengan t-shirt warna putih dan celana selutut berwarna hitam, dengan sepatu sneaker. Perawakannya tinggi dan tangan yang cukup menunjukan otot-ototnya itu, membuat siapapun wanita yang melihatnya pasti akan terkesima. Tetapi itu tidak berlaku bagi seorang Arimbi. Baginya pria yang paling tampan adalah pria yang di kenal dalam aplikasi sosial medianya sejak tiga tahun terakhir. Meski Arimbi belum pernah bertemu langsung dan melihat wajah aslinya. Tapi pemilik akun "Pria Tamvan" itu sudah membuat jatuh hati. Dengan wajah garangnya, pria itu mengamati Arimbi yang masih pura-pura membaca novel. Dengan wajah cueknya dan pura-pura asik dengan novelnya. "Apa sekarang kalau membaca buku terbalik ya?" Sembur laki-laki tampan itu kepada Arimbi dengan sarkasme dan wajah angkuh tangan di pinggang. Arimbi yang sedari tadi masih pura-pura, kemudian melihat sampul bukunya. "he..he..he.." Arimbi nyengir kuda dengan memperlihatkan gigi putihnya ala iklan pasta gigi. "Mati aku!" Gumam Arimbi dalam hati. "Ada apa tuan?" ucap Arimbi dengan wajah tanpa dosa dan wajah imut lesung pipit khasnya yang muncul ketika tersenyum. Tanpa di sengaja mata mereke berdua saling bertatapan sesaat dan seperti ada kilatan setrum di antara mereka berdua yang tiba-tiba diam. "Kamu tadi yang melempar ini kan?" Sembur kasar dari pria itu dengan membawa botol bekas minuman di tangan kirinya. "Kamu juga yang ini juga kan!" Sembur pria itu kembali dengan memegang rambut hitamnya yang ternyata ada permen karetnya. "Maaf tuan saya tidak sengaja melempar itu." Jawab Arimbi dengan kepala menunduk dan nada memelas. "Apa! maaf!, setelah sengaja melukai seseorang hanya kata maaf dengan mudahnya." Sembur pria itu dengan nada mengancam dan mata melotot yang hampir keluar dari kelopak mata nya. "Kamu pikir saya percaya kalau wanita sepertimu tidak sengaja, yang ada kamu itu memang sengaja ingin menggodaku dengan pura-pura melempar benda ini. "Sembur pria itu lagi dengan dahi menyerngit dan alis yang hanya terangkat satu. "Maaf tuan sekali lagi saya minta maaf, iya saya memang yang melempar benda itu, tapi saya benar- benar tidak tahu kalau tuan ternyata ada di situ." Jawab Arimbi dengan nada halus dan wajah yang tertunduk sopan. "Jika memang tuan sangat marah padaku dan tidak terima karena kecerobohan saya, saya siap untuk membayar ganti rugi tuan." Jawab Arimbi yang masih tertunduk pasrah dan merasa menyesal. "Cih memangnya semudah itu minta maaf denganku?" Sembur pria itu dengan memincingkan matanya. "Tapi boleh juga kalau kamu mau membayar kesalahanmu dengan tubuhmu itu, sepertinya tubuhmu masih mulus." Sembur pria itu lagi dengan kata-kata terkutuknya dan sangat merendahkan kaum hawa. "PLAAAKK...!!!" Arimbi tiba-tiba berdiri dan dengan spontan langsung menampar pria itu tanpa ampun. "Dasar cowok b******k!" Sembur Arimbi dengan mata merah yang emosinya yang membuncah sudah di atas ubun-ubun bahkan mungkin sudah masuk ke stadium empat. "Memangnya kamu pikir kamu siapa, berani-beraninya bicara kotor seperti itu kepadaku hah. Kamu pikir saya w************n dan serendah itu seperti wanita-wanita yang sudah anda tiduri." Sembur Arimbi yang tiba-tiba beranjak berdiri dan memandang balik kedua bola mata Satria yang sangat terkutuk itu. Dengan perasaan emosi dan sakit hati yang bercampur jadi satu Arimbi langsung mengambil semua barang-barang miliknya dan pergi meninggalkan pria itu dengan cepat kilat. "Tidak semudah itu kau bisa pergi dariku." Ucap Satria dengan menarik tangan Arimbi. "Kau harus membayar semuanya atas apa yang telah kau perbuat kepadaku hari ini Nona." Sembur Satria dengan nada pelan dan mengancam sembari meraih lengan Arimbi. "Aku tidak akan pernah melepaskanmu." Ucap Satria dengan nada yang sangat garang dan mengerikan. "Saya tidak takut dengan ancaman dari manusia seperti anda tuan sombong." Sembur Arimbi dengan menarik ekor matanya dan mengibaskan cengkraman tangan Satria dan berlalu pergi secepat kilat. Satria sangat terkejut dengan bentakan dan kibasan yang saangat terkutuk dari wanita itu. Satria Hafandra Marcelio seorang CEO perusahaan yang sukses, berkepribadian angkuh dan tak kenal ampun. Di usianya yang sudah cukup matang, Satria masih betah melajang. Itu di sebabkan karena Satria bercita-cita ingin menaklukan dunia. Ya, lebih tepatnya berpetualang berkunjung ke tempat wisata berbagai negara di dunia. "Saka!" Panggilan yang sangat menggelegar dan pedas kepada pengawalnya itu. "Selidiki wanita itu sekarang juga!" Sembur Satria dengan mengepalkan tangannya dan memegang bibir bawahnya yang terasa ngilu akibat tamparan pedas dari Arimbi. "Baik tuan." Jawab pengawalnya itu dengan tatapan penasaran dan kepala yang menunduk ke bawah. "Ta tapi tuan, sebelumnya minta maaf, yang tuan maksud wanita yang mana?" Jawab saka dengan posisi kepala menunduk dan nada hati-hati karena sedikit takut. Meskipun Saka sudah lama bekerja dengan keluarga Marcelio, tapi Saka sudah tahu betul dengan watak Tuannya itu. Orang yang tidak mau di komentari bahkan di bantah sedikitpun. Jadi pengawalnya itu hanya nurut-nurut saja untuk menuruti apa yang tuannya inginkan.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

Bukan Calon Kakak Ipar

read
146.6K
bc

I Love You Dad

read
294.0K
bc

T E A R S

read
317.8K
bc

Hubungan Terlarang

read
513.3K
bc

Turun Ranjang

read
585.9K
bc

Everything

read
283.6K
bc

Hate You But Miss You

read
1.5M

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook