Raka melihat Anka sudah membawa separuh nyawanya pergi, walau dia tahu tak ada harapan mengejar Ina, tetap saja dia tak ingin meneruskan pernikahan konyolnya dengan Octa, dengan memegang mic Raka berkata jelas dan tenang. “Octa. Saya rasa saya tidak bisa melanjutkan pernikahan ini. Saya tidak pernah mencintaimu dan saya tidak akan pernah bisa mencintai kamu!” “Di depan semua orang yang kamu undang untuk hadir di pernikahan ini, saya Caraka Sanggabuana Siswodihardjo memberi kamu Octa Murtinie talak.” “Dan dengan talak ini saya haramkan kamu buat saya. Mulai saat ini saya kembalikan kamu ke orang tuamu,” ucap Raka tanpa peduli bahwa mertua perempuannya sedang pingsan dan Bapak mertuanya sedang kebingungan menolong istrinya. Octa tambah kalap begitu dia tahu di depan semua orang Raka ber

