Senjata Hati

1322 Words

"Kau dibuang. Buang ke tempat yang siapapun tidak ada yang mengetahui, termasuk keluargamu sendiri." Kalimat yang dilontarkan oleh Julian masih terang yang jelas di benaknya. Dirinya tidak hanya di jadikan ratu kejahatan, tapi juga harus mengandung anak dari iblis kejahatan tersebut. Vanya memejamkan kedua matanya pekat. 'Ibu, Ayah. Vanya ingin pulang ... Vanya tidak kauta d**a di sini,' batinnya merintih. ***** Malam-malam di penthouse Alistair Tower bukan lagi diisi oleh keheningan mewah, melainkan oleh suara-suara bisikan yang mengerikan. Vanya bangun dengan napas tersengal, seprai sutra dingin melilit tubuhnya yang berkeringat. Dalam mimpinya, ia melihat wajah-wajah yang ia tembak di bunker, wajah-wajah yang kini mengenakan jubah merah tua khas 'The Crimson Hand'. Mereka tidak m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD