PERTIWI "Darimana mbak tau kalau kami habis dimarahin sama kakek?" tanyaku sembari memperhatikan Mas Kevin yang tampak salah tingkah. "Lha, kedatangan kalian berdua ke sini atas permintaan kakek kan?" Mbak Julia ini sepertinya sangat yakin kalau skenarionya dengan Mas Kevin berhasil. Itu sebabnya dia ngotot kalau kami barusan dimarahin kakek. Kasihan sekali memang Mbak Julia ini. Apalagi setelah dia tahu kalau yang dimarahin oleh kakek ternyata bukan kami melainkan Mas Kevin. Aku mengangguk. "Ya, karena kakek yang minta." "Dan kakek bilang apa pada kalian? Pasti kakek memarahi kalian kan?" Aku menggeleng. "Tidak. Kakek tidak memarahi kami. Coba deh kamu tanya pada Mas Kevin apakah kakek memarahi kami atau tidak." Mbak Julia mengikuti ucapanku. Dia menoleh pada Mas Kevin yang berdiri

