Bab 21

1114 Words

KEVIN "Wi! Tiwi!" Aku memanggil nama itu meskipun ku tahu mungkin Pertiwi sudah tidak di rumah lagi karena kakek sudah menyuruh istriku itu pindah ke rumahnya. Tak ada sahutan. Artinya dia memang sudah pergi. Untuk memastikannya adalah lantai dua di mana kamarnya berada. Aku pun naik ke lantai dua dan langsung menuju kamarnya. Tak banyak perubahan. Tapi memang beberapa barang sudah tidak ada di tempatnya lagi. Pertiwi sepertinya hanya membawa barang-barang tertentu. Yaitu barang yang dibelikan oleh kakek dan meninggalkan yang pemberian dariku. Apakah karena kejadian ini dia jadi sangat membenciku sehingga tidak sudi memakai barang pemberian dariku? Entahlah. Tapi mungkin saja memang begitu mengingat saat kami bersama aku tidak pernah memberinya cinta dan malah memfitnahnya. Lelah set

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD