118

1111 Words

"Hei, apa kabar?" Aku berdiri sambil menggenggam tas belanja sementara anak-anak juga terdiam dan saling melirik satu sama lain. "Apa kabar kalian," ucap Mas Widi dengan suara bergetar. Penampilannya terlihat lusuh, pakaian yang dulu dibeli olehku kini masih dikenakan olehnya alih alih dia pakai pakaian baru karena sudah menikah dengan wanita kaya. "Kami baik, tapi sepertinya kau tidak sedang baik baik saja? Apa yang kau lakukan di sini?" "Ya, aku yakin Ayah tidak sedang bekerja di tempat ini, jadi kenapa ayah mengikuti kami?" "Oh, mungkin aku salah, aku kebetulan lewat dekat sini dan tak sengaja melihat kalian." "Apa yang Ayah lakukan di sini?" "Tidak ada, hanya sedang mencari pekerjaan." "Kenapa harus di sini keberadaan Ayah di sekitar sini? Keberadaan ayah akan membuat Bunda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD