"Hemmmm ... bagaimana kalau aku tidak hamil?" Kedua bola mata mereka saling bertemu tatap dalam diam, dan pikiran masing-masing yang bergejolak dalam d**a. Sauna hanya berinisiatif untuk memberikan pengertian ke Horizon terlebih dahulu, sebelum nanti akhirnya dia akan kecewa dengan hasil yang tidak sesuai diinginkannya atau diharapkan Horizon. Sejenak, Horizon menatap ke arah plastik yang berisi alat testpack yang sempat ia beli tadi sebelum akhirnya ia kembali menoleh ke arah Sauna, dan berkata, "sederhana. Kita akan mencobanya lagi dan lagi sampai Tuhan memberikan kita anugerah terindah itu, Na." Akhirnya Sauna merasa lega mendengar penuturan Horizon yang tampak tulus dari ekspresi wajahnya. Tidak sedikitpun, dia terlihat bimbang atau ragu akan jawaban yang diberikannya ke Sauna. "B

