Setelah makan siang selesai, Horizon membawa Sauna kembali ke penginapan sesuai dengan janjinya. Seperti keinginan dan niat Sauna, mereka pun kini berada di kamar untuk mengemas barang-barang. Tidak terdengar canda dan tawa di dalam kamar selama mereka bersama seperti tiba di awal. Sauna duduk di atas lantai dengan pakaian-pakaian yang akan dia masukkan ke dalam koper. Horizon melihat Sauna, yang sejak tadi menyibukkan dirinya dengan pakaian-pakaian mereka, dia tidak berani mendekati Sauna selama wanita itu memilih untuk menghindarinya. Tiba-tiba saja, Horizon melihat sesuatu yang aneh pada Sauna. Dia menyentuh bagian perutnya dan tak lama, Sauna berdiri serta berlari kecil ke kamar mandi. Horizon dengan sigap berdiri dari atas tempat duduk menyusul Sauna ke dalam kamar mandi. "Kamu b

