Tenang Naresh

1085 Words

Clay terkejut dan heran melihat Naresh yang berdiri menyender di dinding ujung ruang toilet sambil merokok, dengan tubuh menghadap ke jendela yang terbuka di pojok sisi wastafel di depan pintu toilet yang tertutup. Ada dua ruang di dalam toilet kantor Clay, kamar toilet yang dilengkapi dengan shower dan bak mandi kecil, dan di sisi luarnya ada ruangan dilengkapi wastafel berukuran sedang. Naresh berdiri di sisi luar toilet. Toilet kantor Clay memang sangat bersih dan nyaman, wangi pula. Naresh memutar tubuhnya melihat wajah Clay di balik pintu. Dia hembuskan asap rokoknya sambil menggerakkan kepalanya ke Clay, memberi tanda bahwa Clay boleh bergabung dengannya di dalam toilet. Clay ragu masuk, dia refleks menoleh ke belakangnya. "Masuk aja, Clay," ujar Naresh santai. Entah kenapa Clay

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD