Dengan percaya diri Tian membawa sebuah piring besar yang berisikan makan malam buatannya barusan pada Gina yang duduk di kursi lipat yang tepat berada di depan api unggun mereka. " Ayo makan..." ucap Tian dengan antusias dan meletakkan piring tersebut di meja kayu di hadapan sang istri. " Wah... wangi banget." puji Gina yang sangat terpukau melihat hasil masakan Tian yang nampak berwarna- warni tersebut. " Ini sosis pedas panggang barbeque, tapi aku bikinnya nggak begitu pedas karena kamu nggak kuat makan pedas, ini capcay orak arik goreng dan ini nasi putih." jelas Tian sambil mengulurkan satu sendok untuk Gina dan satu lagi untuk dirinya. " Kamu tahu aku nggak bisa makan pedas?" tanya Gina takjub. " Tau dong... Aku kan suka perhatiin kamu makan saat di rumah sakit atau di rumah." j

