62| Suara Dalam Pikiran

1150 Words

KEPALA yang sedari tadi terasa berat dikarnakan dirinya yang belum menyentuh kasur selama hampir dua hari itu, terlihat Nasya letakkan lemas diatas meja kelasnya. Berusaha untuk memejamkan matanya kala rasa pusing yang luar biasa kembali melanda. Bersyukur karna ia tetap dapat hadir dan mengikuti UAS yang sudah berjalan selama lima hari. Enggan mengeluarkan suaranya sedari awal kelas dibubarkan, membiarkan Kristina dan Mezy menatap punggung sahabatnya itu sendu. Ikut membuang napasnya panjang atas masalah yang tengah sahabatnya itu hadapi. Meski Nasya tak pernah menceritakan itu semua, hilangnya Derren yang dahulu kala selalu bersama dengan gadis bermanik abu itu setiap saat sudah pasti menimbulkan berbagai macam asumsi. "Semalem gak tidur lagi ya, Sya?" sembari mencoba untuk memijiti k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD