Asoka melemparkan tas slempangnya ke kasur. Dia merasa benar-benar kesal dengan kelakuan Aldo. Bagaimana bisa dia menganggap jika hari ini bukan hari yang spesial, yang tidak perlu ada perayaan. Padahal harapan Asoka hari ini mereka bisa jalan-jalan, makan malam, atau bahkan kencan romantis. Namun nyatanya Aldo menolak hal itu dan beranggapan jika hal itu hanya buang-buang waktu saja. Asoka merebahkan tubuhnya di kasur. Dia menatap boneka sapi pemberian Aldo, setelah itu melemparkan boneka itu sebagai lampiaskan rasa kesalnya. Asoka mencoba memejamkan mata. Namun lagi-lagi pikirannya kembali ke Aldo. Dia melihat handphonenya dan berharap ada pesan masuk dari Aldo, namun nyatanya itu hanya harapan. Dan tidak semua harapan menjadi kenyataan. Asoka bertambah kesal saat dia menelvon Aldo

