Bab-26

1202 Words

Setelah masa libur, Mori kembali bekerja dan syukurnya Anca tidak membahas kejadian memalukan kemarin. Bahkan lelaki itu seperti tidak menganggap kehadiran Mori yang berkeliaran di sekitarnya. Seperti saat ini, Anca sedang duduk di kursi meja makan yang hanya berjarak 3 meter dari Mori yang  berdiri di depan meja pantri—mempersiapkan makan siang. Mori kerap melirik Anca, memastikan jika lelaki itu benar-benar membaca koran. Bahkan saat Mori meletakkan sepiring oseng-oseng tempe di atas meja makan, Anca sama sekali tak menatapnya. Mori tidak bermaksud mencari perhatian, hanya saja apakah Anca tidak berniat mengalihkan fokusnya barang sejenak demi menyapa Mori. Karena bagaimana pun juga Mori merasa tidak enak pasal kejadian kemarin dan masih bertanya-tanya soal akun fitnah itu. "Mas Anc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD