Bab-25

1036 Words

"Mbak, suami yang baik dan cinta pada pasangannya tidak akan Sudi barang sejenak bermain hati dengan perempuan lain." Wajah wanita itu seketika pias mendengar rentetan ucapan Mori. Merasa tertampar mungkin. Kemudian perempuan itu mengusap wajahnya secara kasar, sedang para pengunjung mulai dibubarkan oleh satpam yang baru saja datang meski tak sedikit masih bertahan di sekitar sana sembari mencuri-curi pandang dan pendengaran. Satpam itu juga berusaha menarik wanita itu. Namun segera ditepis dengan kasar. "Tapi saya ada buktinya!" Wanita itu mulai terisak, bahunya bergetar dengan jari yang sibuk mengutak-atik di ponselnya. Mori merasa iba sebenarnya, tapi rasa kesal dan emosi lebih mendominasi. Mori dapat menangkap dengan jelas jika wanita yang menabraknya ini sedang rapuh dan sedang t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD