Setelah membersihkan rumah Fafa, Mori berniat untuk menyiram tanaman hias di halaman rumah dan sesekali bersenandung kecil. Saat sedang sibuk menyiram bunga, seorang perempuan masuk ke pekarangan. Mori tersadar lalu menelisik perempuan itu dari atas hingga bawah. Rambut sebatas leher, mata Belo dengan bulu mata yang lentik serta bibir yang dipoles dengan gincu berwarna pink. Cantik. Mori terkagum-kagum melihat perempuan di hadapannya. "Maaf, mbak. Nyari siapa, ya?" tanya Mori sesopan mungkin. Perempuan itu menatap Mori dengan pandangan menilai, lalu bersidekap d**a dan membalas tatapan Mori dengan dagu terangkat. "Seharusnya saya yang bertanya, kamu siapa?" tanya perempuan itu bernada ketus. Wajahnya sama sekali tak menyiratkan keramahan, kesan jutek dan sombong lebih mendominasi. M

