Kemarahan Sang Mantan

773 Words

"Di mana Baskara?!" teriak Nadia murka, suaranya menggema di seluruh rumah saat ia masuk paksa siang itu. ​Aluna menoleh, matanya yang sayu berusaha mencari sumber suara, walau tak bisa melihatnya. ​"Siapa dia?" gumamnya cemas pada Santi. ​Santi panik. Jari-jarinya bergerak cepat, langsung chat Baskara, memberi peringatan darurat. ​"Anda siapa?" tanya Aluna lembut, berusaha tenang. ​"Oh, Lo sudah sadar ya?" balas Nadia sinis, mendekat. ​"Ya, tapi kamu siapa?" ulang Aluna. ​"Gue..." Nadia menghentikan ucapannya, ponselnya bergetar. Telepon dari Baskara. ​"Halo," ucap Nadia, seringai muncul di wajahnya. ​"KELUAR dari rumahku SEKARANG JUGA!" bentak Baskara dari seberang, suaranya penuh ancaman. ​"Kamu di mana? Sudah satu bulan tidak menemuiku," tuntut Nadia. ​Aluna diam, mendengark

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD