"Di mana Baskara?!" teriak Nadia murka, suaranya menggema di seluruh rumah saat ia masuk paksa siang itu. Aluna menoleh, matanya yang sayu berusaha mencari sumber suara, walau tak bisa melihatnya. "Siapa dia?" gumamnya cemas pada Santi. Santi panik. Jari-jarinya bergerak cepat, langsung chat Baskara, memberi peringatan darurat. "Anda siapa?" tanya Aluna lembut, berusaha tenang. "Oh, Lo sudah sadar ya?" balas Nadia sinis, mendekat. "Ya, tapi kamu siapa?" ulang Aluna. "Gue..." Nadia menghentikan ucapannya, ponselnya bergetar. Telepon dari Baskara. "Halo," ucap Nadia, seringai muncul di wajahnya. "KELUAR dari rumahku SEKARANG JUGA!" bentak Baskara dari seberang, suaranya penuh ancaman. "Kamu di mana? Sudah satu bulan tidak menemuiku," tuntut Nadia. Aluna diam, mendengark

