Rencana Lamaran

1617 Words

Hari ini, Adit mau ke rumah perempuan itu. Dina terkekeh ketika membaca pesan itu. Ia sedang istirahat disela-sela sesi pemotretannya siang ini. Kemudian akan dilanjutkan dua puluh menit lagi. Perkiraannya akan selesai jam setengah tiga nanti. Mudah-mudahan tak meleset, pikirnya. Biasanya kalau pemotretan seperti ini, bisa lebih cepat dari perkiraan atau sebaliknya. Tergantung kondisi. Oh ya? Ngapain? Adit tersenyum di seberang sana. Ia tampak duduk dengan nyaman. Mau melamar atuh. A'ak Adit udah bawa keluarga ini. Nanti malem mau ke rumahnya. Kali ini, Dina terbahak sampai beberapa orang di sekitarnya menoleh. Kemudian ia berdeham sambil garuk-garuk kening. Kadang malu juga meski banyak gak malunya. Hihihi! Lagi pula, yang membuatnya merasa lucu adalah panggilan A'ak itu. Kenapa jad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD