Juu-Hachi

1512 Words

Semenjak pertemuan itu, Emma cukup sering bertemu dengan Calvin pada jam makan siang. Sesuai dengan ucapannya, Calvin juga mengajak Emma berkeliling di kota pada akhir minggu. Gadis itu merasa sangat bersyukur ada Calvin yang seperti oasis di padang gurun pekerjaannya. Terlebih saat sudah lewat satu bulan, Rachael memberitahu Emma bahwa sang klien meminta waktu satu bulan lagi agar pengerjaan desain diselesaikan dalam pengawasan mereka. Hal ini membuat Emma semakin sedih dan khawatir akan kondisi Namie yang terakhir dikabarkan oleh Matsu sedang tidak enak badan, meskipun segala macam perlakukan kesehatan untuk mamanya sudah dilakukan sesuai arahannya. Emma hanya bisa berdoa dan berharap bahwa semuanya akan terus baik-baik saja. Sementara itu, ia bekerja lebih giat agar proyek ini bisa di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD