Daffa akan Merawatnya

1189 Words

Fahri mengangkat bahunya dengan gerakan ringan, nyaris seperti helaian daun yang jatuh melayang dalam tarian angin. "Elo ... nggak ikutan nanam benih di sana, kan?" suaranya mengandung nada canda, namun matanya mengamati Daffa dengan tajam. Daffa menggeleng pelan, napasnya terdengar bagai desir angin yang bertiup melewati celah waktu. "Nyentuh dia aja nggak pernah. Paling mentok pegang tangan dia doang. Gak ada lagi. Kasihan." "Tapi, sama Julies doyan. Kayak kucing dikasih ikan asin. Langsung disambar," goda Fahri dengan senyum miring. Daffa mengibaskan tangan, seolah mengusir kenangan yang enggan pudar. "Gue lagi nggak mau bahas masa lalu, Fahri! Gue lagi menata hidup gue agar lebih baik. Gue mau menikah sama Dara. Jangan bahas masa lalu gue lagi." Fahri mengangguk-anggukkan kepala,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD