bc

CINTA YANG TERKHIANATI

book_age18+
2.7K
FOLLOW
19.5K
READ
revenge
love-triangle
fated
friends to lovers
drama
like
intro-logo
Blurb

Ketika kesetiaan terkhianati dan cinta di duakan, kekuatan wanita sedang di uji. Persekongkolan kejam antara madu dengan ibu mertua membuat Lembayung hampir kehilangan nyawa dan janin yang di kandungnya. Wajahnya rusak parah akibat perbuatan sang ibu mertua dan madunya. Roda terus berputar. Lembayung yang di kira gadis miskin dan selalu teraniaya, ternyata anak dari konglomerat di asia.

chap-preview
Free preview
CINTA PANDANGAN PERTAMA
Prolog Lembayung Hadi Winata , seorang gadis sederhana yg mencintai Arga Permana Kusuma , seorang pria anak pengusaha kaya raya .mereka bertemu dan jatuh cinta saat lembayung sedang kuliah di salah satu perguruan tinggi . Pernikahan tak di restui, setelah menikah bencana pun datang .Suami yg sangat di percayai dan di cintai ternyata kembali pada cinta masa lalunya .Ibu mertua malah mendukung sang anak yg memang pada awalnya tidak menyetujui pernikahan ini di sebabkan status sosial yg sangat jauh berbeda. Tapi siapa sangkah setelah bercerai ternyata di ketahui Lembayung sedang mengandung dan dia ternyata adalah seorang ahli waris dari keluarga pengusaha yg sangat kaya raya. Gadis yg selalu di hina dan di kucilkan keluarga mertuanya .ternyata adalah pemilik saham terbesar di perusahaan mantan mertuanya. ************** Seorang gadis cantik berkulit putih sedang lari tergopoh - gopoh setelah menuruni angkot menuju kampus jurusan perekonomian yang ada di kota M . Hari itu akan di adakan ujian semester. Ya ini adalah ujian semester akhirnya , harus cepat dan tidak boleh terlambat. Apalagi dia bisa kuliah di sebuah kampus ternama karna mendapat beasiswa. Dan gadis ini tidak ingin menyia nyiakan kesempatan yang sudah susah payah di lakukan selama ini. Keterlambatannya di sebabkan harus membantu ibunya mempersiapkan dagangan di kedai nasi mereka, untuk kelangsungan hidup. Gadis cantik ini bernama Lembayung, dia tinggal berdua saja dengan ibunya Dewi Lestari Ayahnya pak Irwan Syaputra , seorang guru honorer yang sudah meninggal 2 tahun yg lalu di sebabkan gagal jantung. Kehidupan sulit yang di jalani membuat Lembayung menjadi sosok yang tangguh namun rendah hati. Kini Lembayung hanya tinggal berdua dengan ibunya saja. Untuk kehidupan sehari hari mereka mengandalkan penghasilan dari kedai nasi yang di kelola Bu Dewi selama ini. Sembari berlari gadis itu membenahi buku buku yg ada di pelukannya, tanpa sadar dia menabrak seorang pemuda berbadan atletis berwajah tampan dengan memakai setelan jas yg sangat mahal, dengan melihatnya saja nampak bahwa pemuda ini bukan orang sembarangan . Pemuda ini memang sejak tadi berdiri sembari mengamati aneka lukisan yg terpampang dengan rapi di dinding koridor kampus. Sesekali pandangannya beralih memperhatikan ke kerumunan mahasiswi yang sedang bergerombol curi - curi memandangnya dengan perasaan kagum sembari berbisik satu sama lain di iringi tawa dan senyum kenakalan anak mudah. Pemuda itu hanya membalas senyum melihat tingkah para mahasiswi yang menggodanya sembari berjalan kembali mengamati sekitar. langkah nya yang santai di hentikan oleh seorang gadis cantik yang tanpa sengaja menabrak nya dari samping. "Bruugg...aaahh .. maa..maaf ..maaf Mas saya tidak sengaja ....." ucap Lembayung gugup sembari jongkok dan merapikan buku- buku nya yang berserahkan di lantai. "Tidak apa apa Nona , lain kali hati hati ya ."ucap pemuda itu sembari membantu Lembayung merapikan buku bukunya yg berserahkan . Setelah selesai lembayung berdiri dan hendak berlalu karena memang dia sangat terburu - buru. Tatapan mereka beradu sesaat sebelum Lembayung menyadari dan tersipu malu seraya berlalu meninggalkan pemuda itu. "Terimakasih ya Mas dan maaf " lirih nya sembari berlalu memandang wajah pemuda tersebut dengan wajah kemerahan tersipu malu " Waduuhh gantengnya cowok ini " desisnya dalam hati. Sementara si pemuda tersenyum sembari memandang Lembayung yang menghilang di balik koridor kampus dengan tergesa gesa. Pemuda itu berdiri terpaku menatap ke arah menghilang nya gadis berkulit putih itu. "Heeemmm cantik , sangat cantik , matanya bulat , hidungnya mancung , bibirnya indah rambutnya hitam dan kulitnya putih bersih , tubuhmya ramping dan aaaahhh.....siapa namanya ya ? ..aaahhh sialan tak sempat pula tanya tadi. Seumur hidup belum pernah aku berjumpa gadis secantik dia , sangat sopan dan baik lagi , masih ada juga ya jaman sekarang gadis seperti ini " desahnya dalam hati sembari menggaruk garuk kepalanya walaupun tak gatal. Pemuda ini adalah Arga Permana Kusuma seorang CEO yg bergerak di bidang properti dia adalah anak lelaki satu satunya di keluarga Permana kusuma dan memiliki seorang adik yg bernama Ayudiah Permana Kusuma dan ibu Shofia Permana Kusuma. Sedangkan Kampus di mana Lembayung menuntun ilmu saat ini juga milik keluarga Kusuma. Kedatangan Arga saat itu adalah untuk melihat situasi kampus yg saat ini di kelolahnya sembari menjalankan beberapa bisnis perhotelan yg tersebar di berbagai kota. " Ga, Ga , Arga! , kok bengong! kamu kenapa sih di panggil dari tadi tak menyahut ! ". seruh seseorang menepuk bahu pemuda itu dengan keras. Tiba tiba Arga di kagetkan oleh seseorang yg datang dari arah belakang. "Sialan luh Ton ngagetin aja luh " dengus Arga kesal. Dia adalah Anton Manager sekaligus sahabat Arga dari kecil . " Tau gak luh Ton,? barusan aku ketemu seorang peri yg sangat cantik, matanya bulat bening, senyum nya sangat indah, kulitnya putih bersih ... heeemmmmm tapi sayang aku tak tau namanya " celoteh Arga dengan antusias seraya berlalu menuju jalan ke parkiran. " Waaaaah !! jangan - jangan kamu sedang jatuh cinta pada pandangan pertama Ga! " sela Anton tertawa sembari masuk ke mobil di ikutin Arga yg duduk di sebelahnya. "Aaahh kamu Ton! sudahlah serius nyetirnya sekarang kita ke butiq Mama ya, sekalian jemput Ayu, barusan ia nelpon minta di jemput mau pulang bareng kita katanya " pungkas Arga. Mobil sport itu pun langsung melaju membelah hiruk pikuk jalanan kota yang ramai dengan lalu lalang kendaraan dengan cepat meninggalkan kampus. Arga masih seyum - senyum sembari membayangkan wajah Lembayung yg tak tau kenapa terus menari - nari di pikirannya. Baru sekali ini Arga merasakan ada sesuatu yg tak biasa di hatinya. Wanita datang silih berganti dalam hidupnya , tapi yg namanya cinta tidak ada dalam kamus Arga , semuanya hanya cinta semalam saja, ya siapa yg tidak mau dengan seorang Argana Permana Kesuma seorang pria yg sangat tampan bertubuh atletis dan kaya raya. Pikirannya terus melayang sampai tak terasa mobil sport tersebut sampai di pelataran butiq mewah milik Bu Shofia. Sesampainya di pelataran butiq, Anton gegas memarkirkan mobil yang ia kendarai, sebuah gedung yg sangat megah dengan desainer eropa terlihat sangat berkelas dan tentu saja barang - barang yg di jual pun pastinya barang - barang brand ternama dunia. Ya, siapa sih yang tidak kenal dengan keluarga Permana Kusuma, salah satu orang terkaya di kota M. Sepanjang jalan tidak biasanya bosnya itu diam, biasanya pasti ada saja yang di ceritakan entah itu tentang pekerjaan, urusan wanita atau urusan pribadi. Ya karna mereka bukan cuma atasan dan bawahan akan tetapi Anton dan Arga memang bersahabat sejak masih sekolah dasar. Papa anton juga merupakan salah satu karyawan di perusahaan Papa nya Arga, dan rumah mereka juga tidak berapa jauh . Saat ini Arga sedang di jodohkan dengan anak salah seorang relasi papanya yg bernama Dinda Chyntia Raharjo. Dinda seorang gadis cantik yang baru lulus sekolah di luar negri. Sejak kecil Dinda banyak menghabiskan waktu di luar negri dan tinggal di sana bersama keluarganya. Itu sebabmya gaya hidup dan penampilan nya tentu saja mengikuti budaya barat. Dengan pakaian yang super seksi serba terbuka serta ber makep tebal sehari - hari. Ya, secara lahiriah tentu saja Arga melihat Dinda gadis yg cantik dan menggairahkan secara keseluruhan dan sangat tepat untuk teman bersenang - senang , tapi kalau untuk di jadikan istri tentu saja Arga punya kriteria sendiri. Sebejat bejatnya laki laki tentu saja ingin memiliki istri yang baik sopan dan sholeha, untuk meneruskan keturunan yang baik dan berkualitas. Itu sebabnya sampai sekarang Arga tetap menolak perjodohan ini, dan Arga hanya mengganggap Dinda hanya sebagai teman sejak kecil . Anton sengaja membiarkan bosnya itu dengan segala khayalan dan imajinasinya sampai mobil berhenti, Arga nampak masih memikirkan gadis yg baru dia temui di kampus tadi. "Halooo Pak Bos kita sudah sampai. Melamunnya di lanjutkan nanti malam saja ya " canda Anton, Arga pun tersentak dari lamunannya sembari membuka pintu mobil " Sialan luuh ...awas luh ya nanti ku potong gajimu baru tau rasa " Balas Arga menimpali candaan Anton sembari meninggalkan sahabatnya itu keluar dari mobil. Anton hanya tersenyum sembari garuk - garuk kepalanya yang tidak gatal mengikuti Arga dari belakang. " Jangan ..... jangan di potong donk gaji saya Pak. Kasihan anak Bini saya maubmakan apa nanti. Ampun Pak Bos ampun !" kelakar Anton " Oke kalau kamu tidak mau saya potong gaji, sekarang ku beri tugas! cari tau gadis yg menabrakku tadi selambat - lambatnya esok pagi laporannya harus sudah ada di atas meja. Mengerti! " perintah Arga di iringi candaan kembali. " Oke Pak Bos siap laksanakan ! " jawab Anton sigap seraya mengambil hanpone di saku celana nya. Sambil berjalan mengiringi Arga, pemuda itu mengetik beberapa nomor di benda pipih itu menelpon bawahannya. Sesampainya di dalam butiq Arga gegas mencari Mamanya, ekor matanya menyusuri ruangan mencari sosok wanita setengah baya yang masih nampak cantik dan terawat serta modis dengan rambut warna coklat nya. "Haii Ma , How are you today " sapa Arga mendapati wanita yang di cari sembari memeluk Mama nya yg sedang melihat - lihat susunan koleksi di butiqnya serta memberikan pengarahan kepada karyawannya " Mom is fine how about you " jawab Shofie sembari melempar senyum mendapati Putranya sedang bergelayut manja di pundaknya " I'm fine too Ma , mana Ayu Ma ? katanya mau pulang bareng " ucap Arga sembari mengecup kepala Ibu nya. Arga adalah anak lelaki dan pewaris satu satunya di keluarga kusuma yang sangat di manja dan dekat dengan Ibunya. Shofia pun langsung balik memeluk putra kesangannya sembari berkata " Ayu ada di ruang kerja Mama, sedang menemani Dinda. Kebetulan tadi Dinda lewat butiq kita jadi di sempatkan singgah. lagian sudahblama juga ia gak ketemu sama kamu, kangen katanya. Sudah sejak tadi Dinda nunggu pingin jumpa kamu , gii jumpai sana ! " perintah Shofie terhadap putra kesayangan nya. " Malas ah Maa " balas Arga tidak bersemangat "Pokoknya Mama gak mau tahu, sekarang juga pergi dan jumpai Dinda dan jangan kecewakan dia "tegas Shofia lagi. Dengan tidak bersemangat dan ber malas malasan Arga pun beranjak menuju ruangan kerja Shofia yang ada di butiq tersebut. "Hai Kak ! mari sini! duduk dekat Kak Dinda " seru Ayu melihat Kakaknya datang. Gadis itu langsung berlari dan menariknya duduk dekat Dinda. Dengan rasa malas Arga mengikuti kemauan adiknya untuk duduk di samping Dinda. " Kak Dinda sudah lama menunggu Kak Arga loh, nanti kita ajak Kak Dinda pulang kerumah kita supaya bisa beristirahat di sana dan berkeliling melihat - lihat rumah kita " rengek Ayu sembari mengait lengan Arga. " Haii Din sorry it's been so long waiting " desis arga It's okay, it doesn't matter " jawab Dinda dengan senyum sumringa . Sejak kecil Dinda memang sangat menyukai Arga. Keluarga Arga dan Dinda sangat dekat, selain mereka menjalin kerjasama bisnis kedua keluarga ini memang berencana menjodohkan Arga dan Dinda untuk mempererat hubungan antar keluarga dan juga supaya harta warisan mereka kelak tidak jatuh ke tangan orang lain. Rencana perjodohan antara Arga dan Dinda sempat tertunda berhubung sejak 15 tahun yang lalu keluarga Raharjo memutuskan untuk menetap di America sembari mengurus bisnisnya di sana. Kini keluarga Raharjo kembali ke di indonesia untuk melanjutkan rencana pertunangan yang tertunda. " Oh iya Din kamu duluan saja pulang ke rumah dengan Ayu ya ? tiba - tiba aku ada meeting mendadak dengan klien, gak apa apa kan ?" ujar Arga mencari alasan untuk menghindari Dinda. " Ohhh gitu ya Mas, is okey, gak apa - apa deh, biar saya sama Ayu pulang duluan. Mas selesaikan saja meeting nya " desis Dinda dengan senyum yang di paksakan, ia tahu kalau Arga sedang mencari alasan untuk menghindarinya. Namun hal itu tidak akan bisa membuat Dinda patah semangat. Walau raut wajah menunjukkan ke kecewaan namun gadis itu berusaha tetap tenang. " Yaa .... Kakak kan sudah janji pulang bareng " rengek ayu " " Iya nanti Kakak akan segera menyusul kalau meeting nya selesai. Ayu pulang dengan Dinda dulu, nanti biar pak sopir saja yg antar " kilah Arga sembari menelpon sopir dan berlalu dari tempat itu tanpa.menghiraukan rengekan adiknya. *************** Seperti biasanya pagi ini selesai sholat shubuh Lembayung pergi kedapur untuk membantu ibunya menyiapkan jualan siang nanti. Selesai wisuda ia memang belum mencari kerja masih fokus membantu ibunya jualan, memang kedai nasi yg di kelola ibunya sangat ramai dan membutuhkan beberapa orang untuk membantunya. Saat ini Bu Dewi hanya memiliki empat karyawan yg membantu nya di kedai nasi tersebut. Ada bik Darmi yg membantu memasak di dapur ada Eni, Ila dan Sukma yang membantu berjualan dan bersih - bersih di kedai tersebut. Dan saat kedai tutup mereka pun akan pulang kerumah masing masing , rumah mereka juga tak jauh dari rumah Bu Dewi sehingga memudahkan mereka untuk pulang hari. Bu Dewi berkulit hitam berambut keriting dan bertubuh pendek sangat kontras dengan Lembayung yg berkulit putih berambut hitam berhidung mancung dan bertubuh tinggi semampai. Saat mereka berjalan berdua tidak seperti ibu dan anak malah lebih mirip majikan dan pembantu. Begitu juga dengan almarhum pak Irwan Ayahnya, wajah mereka juga sangat tidak mirip. Pak Irwan juga bertubuh pendek dan berkulit hitam. Namun baik pak Irwan dan Bu Dewi mereka berdua sangat menyayangi Lembayung, karna lembayung adalah anak sewata wayang mereka . Lembayung di didik dengan baik oleh Ayah dan Ibunya, baik itu pendidikan agama juga pendidikan formal sangat di perhatikan samg Ayah yang notabene seorang guru, walau pun hanya berstatus guru honorer. Hingga akhirnya Lembayung lulus perguruan tinggi. Kini Lembayung tumbuh menjadi gadis cantik yang sangat cantik, cerdas, sopan dan berpendidikan. Namun takdir berkata lain. Saat Lembayung berhasil lulus perguruan tinggi sebagai Sarjana terbaik Pak Irwan harus meninggalkan dunia ini untuk selama - lamanya dua tahun lalu di sebabkan gagal jantung yang di deritanya. Kini Lembayung hanya tinggal berdua saja dengan Ibunya karna memang mereka tidak memiliki keluarga lain di kota ini, Ibu dan Ayah Lembayung hanya sebagai perantau di kota ini, mereka berasal dari kota Bandung yang datang ke kota Medan untuk mengadu nasip saat lembayung masih berumur 6 bulan. Saat masih di kota Banfung Ayah Lembayung bekerja sebagai sopir pribadi dan Ibunya sebagai Asisten Rumah Tangga di keluarga bangsawan yg kaya raya di kota di kota tersebut. " Bu rendangnya Bayung bawa ke depan ya, biar sekalian di susun Eni dan Ila di sana. Dan sekalian Bayung mau ijin sama ibu, hari ini Ambar ulang tahun jadi siang nanti dia ngajak makan di maal, boleh ya bu ..." rengek Lembayung kepada ibunya. "Iya boleh tapi pulangnya jangan malam ya nak, bahaya pulang malam anak gadis, apa lagi sendirian " pinta Bu Dewi. " Iya Bu, lagian nanti di jemput sm Mas Badai kok Bu " ujar Lembayung. " Ohhhh , ya sudah gak apa - apa kalau begitu. Tapi ingat tetap jangan pulang malam ya nak , pamali " pungkas Bu Dewi lagi sembari menggoreng ikan yg akan di jualnya. " Iya Bu , siiip ! " Lembayung berlalu sembari mencium pipi ibunya. Ambar wati adalah sahabat lembayung sejak masih sekolah SMP sàmpai lulus perguruan tinggi dan mereka juga memutuskan untuk kuliah di universitas yang sama, sedangkan Badai adalah kakak Ambar Wati yang berpropesi sebagai seorang Dokter dan bekerja di sebuah rumah sakit besar di kota Medan. Dokter Badai juga lah yang telah merawat Pak Irwan Ayah Lembayung saat sakit hingga menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit itu. Sudah sejak lama Dokter Badai menaruh hati kepada Lembayung, hanya saja ia tidak berani mengatakan dan selalu memilih diam dan memendam perasaan nya sampai sekarang, hingga suatu saat nanti ia memiliki keberanian untuk melamar gadis yang sejak kecil tumbuh brrsama adiknya itu. Sedangkan Lembayung sendiri menganggap Dokter Badai hanya sebagai seorang kakak. Mengingat ia anak tunggal dan tidak miliki saudara, terlebih sejak kecil Badai sangat menyayangi dan menjaganya seperti ia menjaga Ambar Wati adik kandungnya sendiri, tanpa membeda - beda kan kasih sayang. Waktu sudah menunjukkan jam sebelas siang di dalam kamar lembayung nampak sudah bersiap, ia memakai celana jeans di padu atasan berwarna cream sangat casual dan anggun dengan rambut hitam panjang yang sengaja di biarkan tergerai indah. "Kriing ...kriingg, tiba tiba terdengar suara gawainya berbunyi, Lembayung meraih handpone nya sembari melihat siapa yg memanggil, ternyata Ambar Wati sahabatnya. "Halo, Asalamualaikum , keluar dong aku dan Mas Badai sudah di depan nie bersama Nde Dewi "terdengar suara ambar dari seberang begitu lembanyung mengangkat gawainya. " Waalaikum salam ,, oohh iya, iya, aku keluar sekarang ," jawab lembayung sembari mematikan dan memasukan gawai nya ke dalam tas. Gadis itu pun bergegas keluar sembari memakai high gels nya. Sesampainya di luar nampak Bu Dewi tengah mengobrol dengan Dokter Badai. Keduanya nampak sangat akrab bagaikan Ibu dan Anak sembari di iringi tawa kecil. "Maaf Mas , Mbar, lama menunggu. Happy birthday ya my best friend " ungkap Lembayung sesampainya di ruang depan sembari tersenyum dan memeluk sahabatnya itu. Hari ini usia ambar genap 22 tahun. Usia Ambar dan Lembayung sama , mereka lahir di tahun yg sama tahun 2000 hanya saja berbeda bulan, Ambar di bulan Juni sedangkan Lembayung di bulan September. Tanpa sadar Dokter Badai terpaku diam dengan mata menatap Lembayung. Lelaki itu tertegun melihat kecantikan lembayung yang sangat anggun dan menawan di balut busana casualnya."aahhh gadis ini benar benar membuatku gila "gumam nya dalam hati " Ayok Mas, nanti keburu sore dan takut nya macet lagi. Pandang - pandangan nya nanti di teruskan lagi sesampainya di maal aja " Gida Ambar mencibit kecil pundak Kakak nya membuyarkan lamunan Dokter Badai. " Eeeh ...ohh iya ...iya ..ayook .. Bu kami permisi dulu ya " decap Dokter Badai dengan wajah memerah menahan malu akibat keusilan Ambar. Pemuda itu gegas berdiri tersipu berpamitan dengan BunDewi di iringi senyuman dari sudut bibir wanita paruh baya itu. " Iya, hati hati di jalan ya dan jangan pulang malam " pinta bu dewi. " iya bu "jawab mereka bertiga sembari ber lalu dari tempat itu. ******* Sementara itu di kantor, Arga baru selesai meeting dengan para kliennya. Tampak Anton sang Sekretaris pribadi sedang merapikan file - file yg berserahkan di meja rapat. "Ton makan yook lapar ,oyaah , gimana tugas yang ku berikan sudah tahu siapa gadis itu " tanya Arga seketika. " Ohh itu , sudah , namanya Lembayung Hadi Winata . Ibunya bernama Dewi Lestari punya usaha kedai makan dan ayahnya Irwan Syaputra seorang guru honorer tapi sudah almarhum. Lembayung putri satu satunya , alamatnya di jalan kartini no 11 b "jawab anton terperinci sembari membawa tumpukan file yg baru di rapikan menuju ruang kerja Arga , di ikuti arga dari belakang. Sesampainya di ruang kerjanya Arga duduk sambil memainkan kursi goyangnya mengamati anton merapikan file - file yang ia bawa kei lemari penyimpanan. " Ehh Ton kayaknya kok agak aneh terdengar ya? nama belakang dia Hadi Winata , sementara ayahnya Irwan Syaputra, menurutku kok terdengar janggal gitu!" ucap Arga "Alaah pak Bos apalah arti sebuah nama, sudah lah, yok kita makan di maal depan , cacingku sudah merontah - rontah di dalam perut " desis Anton sembari mengelus elus perutnya dan menyambar kunci mobil di atas meja. Mereka berdua pun langsung menuju pelataran parkir dan bergegas menaiki mobil sport milik Srga yg terpakir mewah di pemarkiran khusus menuju maal yg memang dekat dengan kantor mereka. Sementara di dalam mal di sebuah cafe yg khusus menyedia kan masakan Jepang nampak Lembayung , Ambar Dan Dokter Badai sedang menikmati makanan shasimi. Secara diam diam Dokter Badai terus memandang pesona kecantikan Lembayung yang sangat menawan tak jarang para pengunjung terutama laki laki matanya juga tertuju dan mengagumi kecantikan Lembayung. Hal itu tentu saja membuat Dokter Badai nampak jeles dan memperlihatkan sikap kurang suka. Sementara sang adik Ambar nampak mengetahui kalau kakaknya itu menaruh hati kepada sahabatnya .Pernah juga Ambar mengutarahkan pada lembayung kalau kakaknya itu seperti tertarik pada lembayung akan tetapi lembayung hanya tertawa tidak percaya dan mengatakan bahwa dia sangat menghormati dan menyayangi Dokter Badai serta menganggap Dokter Badai seperti kakak sendiri " Ambar aku ke toilet dulu ya " lembayung berpamitan berdiri dan langsung menuju toilet. "Iya , jangan kesasar ya "canda Ambar di iringi gelak tawa " Isss...kan bisa tanya security kalau kesasar " timpal lembayung pula sembari berlalu dari tempat itu. Sementara itu Arga dan Anton juga sudah sampai maal dan menuju sebuah cafe " Ton, pesankan shasimi dan jus ya, aku ke toilet dulu ada yg meronta ronta mau keluar " canda Arga sembari menunjuk ke bawah. "Hadeeehhh dasar beser luh Pak Bos , ya sudah sana, nanti ngompol pula di celana " balas Anton tertawa. Arga pun segera berlalu menuju toilet pria dan menyelesaikan urusannya di sana. Setelah selesai ia bergegas keluar. Tepat di depan pintu keluar tanpa sengaja dia menabrak seorang gadis , dan kepala mereka pun saling ber benturan " Bruukk!! aduuuhh sakiit ." keluh sang gadis sembari mengelus elus dahinya di ikuti pula Arga yang secara refleks juga mengelus elus dahinya. " Kamu !" pekik keduanya berbarengan sembari menunjuk satu sama lain. Mata keduanya sama - sama membulat sempurna terkejut. Terlebih Arga sangat tidak menyangkah ternyata gadis yg dia tabrak barusan adalah Lembayung, wanita yang sejak pandangan pertama telah berhasil mengusik hatinya. " Maaf "ucap mereka lagi secara berbarengan dan akhirnya mereka pun tertawa bersamaan. " Maaf saya tidak sengaja, perkenalkan nama saya Arga Permana Kusuma , panggil saja Arga. Kalau boleh tahu nama kamu siapa?" tanya Arga mengulurkan tangan di sertai senyuman. "Panggil sja saya Lembayung" jawab Lwmbqying sungkan. " Sepertinya kita berdua berjodoh ya, karna kalau bertemu selalu bertabrakan " godah Arga dengan tetap menggenggam erat tangan gadis itu. "Ehh..iya eeh.. tidak apa apa mas Arga , saya juga minta maaf untuk tabrakan yg kemaren " desis Lembayung dengan wajah meronah sembari berusaha menarik tangannya yang di genggam.kuat oleh Arga. Jantung nya berdebar keras, juga nervous oleh pesona lelaki tampan di hadapannya yang tidak mau melepaskan tangannya. Wajah putihnya pun berubah menjadi ber semuh merah dan semakin menggemaskan mata Arga yg memandangnya. " Oh iyah makan siang yook! kebetulan saya sudah pesan " ajak Arga sok akrab. " Iya Mas, terima kasih saya baru saja selesai makan siang dengan teman saya. Tapi tolong lepaskan tangan saya.Mas" pinta lembayung dengan wajah menunduk ke tangan mereka yang terus berjabatan. "Oohh maaf... maaf!" Arga terkejut saat menyadari tangan nya menggengam erat tangan gadis itu dan gegas melepaskan nya dengan perasaan kikuk. "Ngomong - ngomong boleh minta no handpone nya gak? " desis Arga sembari mengeluarkan gawai miliknya. " Kalau boleh tahu untuk apa ya Mas "tanya lembayung "Ya siapa tau kita bisa ngobrol - ngobrol dan berteman, boleh ya" rayu arga "Ohh, 081271889800 " Lembayung menyebutkan beberapa.angka sembari berlalu dari tempat itu. " Thanks ya ! "ucap Arga sembari menyimpan no lembayung di gawainya. Gadis itu hanya tersenyum sembari terus berlalu dari tempat itu menuju cafe di mana Dokter Badai dan Ambar Wati berada.

editor-pick
Dreame-Editor's pick

bc

TERNODA

read
198.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.8K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
61.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Scan code to download app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook