Lembayung sang penyelemat papa Arga

3016 Words
Sepulang nya arga , lembayung pun pergi menuju kamarnya arnya di ketuk seseorang. "Took... took... took, " " masuuuk tak di kunci " jawab lembayung dari dalam sembari berbaring . Dia mengira kalau yang datang itu adalah pekerja ibunya "Taaa...daaa...surprise....." terdengar suara wanita yang sangat dia kenal. "Ambaaaaaaar, kapan sampai , bagaimana keadaan nenek di kampung ,sudah sehat ? Tanya lembayung seketika sembari memeluk sahabatnya itu, dan mencercah dengan berbagai pertanyaan . "Alhamdulillah , nenek sudah sehat , ini ada oleh oleh dari kak badai untukmu , dia titip salam " ucap ambar Ambar dan keluarganya memang pergi ke kampung selama 1 bulan mengunjungi nenek yang sedang sakit . Dokter badai pun ikut untuk merawat nenek di sana . "Ehhh, ngomong ngomong , kenapa wajahmu , berseri seri manja macam itu , nampak seperti orang yang sedang kasmaran aja " godah ambar sembari menebak nebak "Aahh , kamu bisa aja , iya mbar aku memang sedang jatuh cinta dengan seseorang dan orang itu sudah melamarku" ucap lembayung malu malu "Apaa, akhirnya kamu menerima cinta kakakku ya ?jawab ambar bahagia " Tapi , kakakku kan belum menyatakan cintanya padamu secara langsung , apalagi melamarmu , apakah ada orang lain yung ? " selah ambar lagi sembari menunjukan wajah penasarannya. "Apaan sih kamu mbar, ini bukan tentang mas badai, tapi mas arga , tadi dia menyatakan cintanya padaku dan langsung melamarku pada ibu. "Jawab lembayung merasa tidak enak. Sebenarnya lembayung tau kalau dokter badai itu mencintainya , hanya saja dia menganggap dokter badai seperti kakaknya sendiri , karna sejak kecil mereka tumbuh bersama . "Jadi , kamu menolaknya kan ? Tanya ambar. Yang berharap lembayung menolak lamaran arga , karna takut kakaknya terluka. "Aku menerimanya mbar, karna aku juga menyukai arga sejak pertama kali kami ketemu. Maafkan aku ya mbar, aku menyayangi mas badai seperti kakakku sendiri ."ucap lembayung sembari memegang tangan ambar seraya merasa bersalah. Sejenak ambar pun terdiam , di lain pihak dia sangat kecewa karna lembayung tidak menerima cinta kakaknya , dan tahu persis pasti kakaknya akan bersedih tapi disisi lain dia pun ingin lembayung bahagia dengan orang yang dia cintai "Tidak apa apa yung, kamu sudah ku anggap sebagai saudariku sendiri , kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku apapun dan siapapun yang membuatmu bahagia pasti aku dukung " jawab ambar seraya memeluk sahabatnya itu . "Aku jùga ingin melihatmu bahagia yung , dengan orang yang kau cintai , seperti aku dan mas adit kami juga saling mencintai , aku juga jatuh cinta sejak kami bertemu saat kita màsuk kuliah dulu" katanya lagi Adit adalah kekasih ambarwati mereka teman satu kuliah . Adit sudah bekerja di Perusahaan Golden Corporation setelah lulus kuliah . Dan mereka juga akan segera melangsungkan pernikahan. "Iya mbar , aku juģa menyayangimu , aku juga ingin kamu bahagia dengan Adit . Dan mas badai aku berdoa semoga dia mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku suatu saat nanti " jawab lembayung Tiba tiba keharuan mereka di pecahkan dengan suara hp ambar. "Kriiing ....kringgg...." Ambarpun melepaskan pelukannya dan mengambil hp di dalam tasnya, sembari melihat no yang ada di layar hp nya. Ternyata itu panggilan dari adit. "Halo asalamualaikum mas adit"sapa ambar sembari tersenyum "Waalaikum salam sayang, sayang di mana ? Mas jemput ya, kita kan mau cari cincin untuk pernikahan kita nanti " ucap adit " ohh iya mas , ini aku di rumah lembayung , bentar lagi aku pulang mas jemput di rumah aja ya , biar aku siap siap dulu " jawab ambar "Oke sayang, oyaa titip salam sama lembayung ya " ucap adit "Iya mas , ini langsung ku sampaikan , waalaikum salam katanya" jawab ambar lagi "Ya sudah , cepat siap siap , mas jemput ya asalamualaikum " ucap adit mengakhiri telponnya. " iya mas , waalaikum salam " jawab ambar sembari mematikan hpnya. "Bayung aku pulang dulu ya, mas adit ngajak cari cincin untuk pernikahan kami aku mau siap siap" ucap ambar "Iya mbar , semoga kalian langgeng ya sampai ke zannah" jawab lembayung "Aamiin ya robbal alamiin , kamu juga ya yung, ya sudah aku pulang ya ."ucap ambar sambil mencium pipi kanan dan kiri sahabatnya itu . Dia pun beranjak dari tempat duduknya dan pulang . Rumah ambar dan lembayung tidak terlalu jauh . Hanya 15 menit perjalannan saja . Sementara itu keesokan harinya di kediaman bapak Permana Kusuma . Seperti biàsa mereka sedang sarapan bersama dan nampak masing masing sudah selesai sarapan . Hari itu keempat orang ini nampak diam . Tak seperti biasanya , mama selalu mengoceh memaksa arga untuk menyetujui perjodohan dengan dinda. "Pa ..ma.. nanti malam arga ingin memperkenalkan seseorang ke papa dan mama ." Ucap arga memecah keheningan mereka.Yang membuat papa , mama dan ayu saling berpandangan sembari mengernyitkan dahi. "Siapa ga." Tanya mama singkat "Nanti mama kan tau sendiri,.. pa ..ma arga berangkat ke kantor ya , ada klien penting mau datang dari jepang pagi ini " jawab arga singkat sembari memganbil tas yang ada di sebelahnya. Dan berlalu meninggalkan keluarganya "Heee..emmm" jawab papa singkat. Papa memang sedang marah dengan arga karna terus menolak perjodohan dengan keluarga raharjo. " oyaa maa , nanti malam kak dinda juga mau datang loh . Kebetulan sekali kan jarang jarang kak arga di rumah , nanti malam waktu yang tepat untuk mereka biar saling dekat ." Ucap ayu yang belum tahu siapa tamu yang akan datang nanti malam. " ohhh bagus itu yu, nanti mama akan suruh pelayan memasak masakan kesukaan dinda ." Jawab mama bahagia " Ya sudah papa juga mau berangkat ke kantor ya " ucap papa sembari beranjak dari duduknya. Sementara itu di kantor Golden Corporation . Nampak arga sudah selesai meeting dengan kliennya yang datang dari jepang. Mereka pun berjabat tangan dan saling berpelukan bertanda kerja sama telah di setujui. Setelah para tamu undur diri mereka pun kembali keruangan kerja arga . "Arga , semalam kemana aja kamu seharian , mana hp di matiin lagi ." Ucap anton . " Kerumah lembayung ton aku melamar lembayung ke ibunya , rencananya aku mau membawa lembayung untuk ketemu papa dan mama nanti malam " jawab arga "Serius kamu ga , nekat kamu , bagaimana dengan dinda , ? dan orang tua kamu , apa mungkin mereka akan merestui kalian ? Aku khwatir akan ada masalah nantinya ga, kasihan lembayung dia gadis baik . Kita sama sama tahu sifat mama kamu yang keras kepala sama sepertimu . Kalau papamu aku rasa akan faham " anton mencoba menasehati arga "Aku tidak perduli ton mereka setuju atau tidak, aku akan tetap menikahi lembayung . Hari ini aku akan membawanya belanja dan membeli cincin pertunangan kami , semalam aku melamarnya tanpa memberikan tanda cintaku ."jawab arga Anton pun menghela nafas panjang dan tak tau harus berkata apa lagi . "Ya sudah lah kalau itu sudah menjadi keputusanmu ga, aku akan tetap mendukungmu . Semoga ini keputusan yang benar . " ucap anton seraya menepuk pundak sahabatnya ibu Kedekatan arga dan anton sudah bukan seperti atasan dan bawahan lagi . Tapi lebih ke saudara . Bahkan arga lebih dekat dengan anton dari pada keluarganya sendiri " Terimakasih ya ton , hanya kamulah orang yang paling mengerti diriku ". Baiklah , sekarang aku akan menjemput lembayung . Untuk masalah kantor kamu handle dulu ya " ucap arga "Oke , masalah kantor tak usah kamu pikirkan biar aku yang handle , kamu selesaikan dulu urusan percintaanmu itu ya , dan ingat lembayung gadis yang baik, bukan seperti semua gadis gadis yang kamu kenal selama ini, jangan lukai dia ga , nanti kualat " jawab anton tersenyum sembari menasehati arga. Arga tersenyum dan menganggukan kepalanya sembari meraih kunci mobilnya , dan dia pun berlalu sambil menepuk pundak anton . Sembari jalan arga mengambil hp dari sakunya dan menelpon lembayung. "Halo , asalamualaikum sayang , sayang dimana ,"ucap arga menyapa lembayung dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang . Ya laki laki ini memang benar benar tergila gila dengan lembayung sejak pertama kali bertemu. Bukan hanya kecantikan lembayung saja yang membuat arga jatuh cinta tapi karakternya , kebaikannya dan kesopanannya benar benar mempesonanya. "Waalaikum salam mas, bayung di rumah "jawab lembayung singkat "Sayang siap siap ya , mas mau jemput sayang , kita belanja untuk persiapan nanti malam " "Ohh iya mas , bayung akan siap siap dulu ya " jawab lembayung "Iya sayang , i love u , asalamualaikum " ucap arga mengakhiri telponnya "Iya mas , i love u too " jawab lembayung sembari tersipu Dan jawabannya itu membuat arga sangat bahagia dan senyum senyum sendiri. Beberapa karyawannya diam diam memperhatikan tingkah atasannya itu sembari tertawa. Arga pun langsung keparkiran menuju mobil mewahnya dan pergi untuk menjemput lembayung . ************ Sementara itu di rumah lembayung sedang berdandan bersiap siap sembari menunggu arga. Dia menggunakan sebuah dres berwarna kuning , sangat serasi dengan kulitnya yang putih bersih . Kemudian membiarkan rambutnya yang panjang bergelombang itu tergerai indah. Tiba tiba sesuatu terjatuh ketika tanpa sengaja lembayung mengangkat tas hitam yang sering di pakainya . Ya , lembayung memang tidak memiliki banyak tas . Hanya beberapa buah saja sesuai kebutuhan. Dia memang tidak suka hidup berfoya foya , karna sejak kecil lembayung tau bagaimana susahnya mencari uang . Dia melihat perjuangan ibu dan bapaknya yang susah payah berjuang untuk kelangsungan hidup mereka. Itu sebab nya dia sangat menghargai uang . Dan tidak mau menghambur hamburkan untuk hal yang tidak penting . Sebuah pulpen mahal terlempar dari tasnya . Dan tentu saja itu bukan milik lembayung . Ya mana mungkin terpikirkannya untuk membeli pulpen semahal itu . Pikirannya pun kembali mengingat kejadian beberapa bulan yang lalu . Saat itu dia mau berbelanja kebutuhan rumah makan ibunya . Yang bertugas belanja segala keperluan rumah makan adalah lembayung , terkadang di temani oleh eni , dan terkadang eni dan ila yang berbelanja saat lembayung ada kesibukan lain. Ibu sudah tidak sanggup banyak berjalan di sebabkan faktor usia dan penyakit asam urat yang di deritanya . Usia ibu kini sudah 57 tahun . Saat itu lembayung akan berbelanja di pasar tradisional untuk mencari daging dan ikan juga berbagai kebutuhan jualannya Di depan sana terlihat ada seorang laki laki setengah baya sedang menelpon dan hendak menyebrang jalan . Nampak dia sangat tergesa gesa menyebrang , tanpa memperhatikan ada sebuah truk yang sedang melaju kencang di depannya . Lembayung berlari dan berteriak sekeras kerasnya untuk mengingatkan laki laki itu supaya kembali dan jangan menyebrang . Tapi laki laki itu hanya menoleh kearah lembayung dan tetap jalan menyebrang , karna tidak mendengar kata kata lembayung yang memintanya berhenti. Akhirnya sebuah truk dengan kecepatan tinggi pun nyaris menabraknya , kalau saja lembayung tidak dengan cepat meraih tangan laki laki itu dan menariknya dengan kuat sampai mereka berdua terjatuh membentur pinggiran trotoar. Lembayung hanya luka kecil di siku dan lututnya , sementara laki laki itu terluka di lengan dan kakinya akibat sempat terserempet truk tadi. Beruntung lembayung berlari tepat waktu , telat semenit saja mungkin tubuh laki laki itu sudah hancur berkeping keping . Orang orang di sekitar berteriak terkejut karna insiden yang nyaris merenggut nyawa laki laki itu. Semua orang memuji lembayung yang dengan berani mempertaruhkan nyawanya sendiri . Seorang gadis cantik pemberani yang luar biasa. Sembayung pun berdiri dan bermaksud memapah berdiri laki laki setengah baya itu . Tapi laki laki itu jatuh pingsan sebelum sempat di papah lembayung . Dia banyak kehilangan darah , karna luka di lengannya tepat melukai pembuluh darah altery nya. Dia pun meminta orang orang untuk membantunya mengangkat ke taksi dan membawanya kerumah sakit . Lembayung melihat sekeliling mungkin saja ada barang barang nya yang terjatuh tadi , dia melihat hp ipone 12 pro max laki laki itu sudah hancur berkeping keping . Ketika dia mau beranjak nampak sebuah pulpen mahal tergeletak di sebelah tubuh laki laki itu lembayung pun mengamankannya dan menyimpannya di dalam tas . Bahkan hp yg hancur pun dia pungut dan menyimpannya ke sebuah plastik dan memasukkan nya ke dalam tasnya. Kemudian dia mengangkat tubuh laki laki itu di bantu warga sekitar naik taksi kerumah sakit terdekat . Sesampainya di rumah sakit langsung menuju IGD dan laki laki itu langsung mendapat perawatan intensif. Kebetulan dokter yang sedang jaga adalah dokter badai. "Lembayuuung , apa yang terjadi siapa bapak ini ? " Tanya dokter badai terkejut sembari menyuruh para perawatnya membersihkan luka laki laki itu. "Kamu gak apa apa kan dek ? lihat ini kamu terluka " ujar dokter badai sembari langsung membersihkan luka lembayung dengan alkohol dan membalutnya. " bayung tidak kenal bapak itu mas, bayung menolongnya tadi sewaktu hampir tertabrak truk. " jawab lembayung " ya allah lembayung kamu nekat sekali mempertaruhkan nyawahmu , nasep baik kamu tidak apa apa dek " ucap dokter badai cemas. "Alhamdulillah , luka adek hanya luka biasa saja, naah sudah siap , sekarang adek tunggu di luar ya , biar mas tangani bapak itu kelihatannya luka di lengannya lumayan parah " ucap dokter badai , dan lembayung pun menganggukan kepalanya sembari beranjak dari tempat tidur di UGD menuju ruang tunggu. Tak berapa lama dokter badai datang menemui lembayung. " Dek ada keluarganya tidak di sini , soalnya bapak itu butuh darah , luka di tangannya mengenai urat altery , jadi bapak itu banyak mengeluarkan darah . Darah bapak itu AB . Persediaan darah AB saat ini sedang kosong " ucap dokter badai. " Kebetulan mas darah bayung AB , ambil darah bayung aja mas , asalkan bapak itu cepat tertolong. Kasihan keluarganya mas kalau terjadi apa apa dengan bapak itu ." Jawab lembayung cemas "Ya allah dek mulia kali hatimu bahkan dengan orang yang tidak kamu kenal pun sanggup berkorban . Bagaimana aku tidak jatuh cinta padamu lembayung. " ucap dokter badai dalam hati. " Gimana mas darahku aja ya ? " ucap lembayung lagi " Ya sudah , yok keruangan biar mas saja yang mengambilnya " dokter badai pun membawa lembayung keruangan lain untuk di ambil darahnya . Kemudian beliau mempersiapkan selang dan alat suntik. " Tahan ya dek " ucap dokter badai sembari memasukan jarum ke urat lembayung , lembayung pun mengangguk sembari memejamkan mata supaya mengurangi rasa takutnya . 15 menit kemudian dokter badai sudah selesai mengambilnya dan membawa darahnya ke UGD kemudian memasangkan ke infus bapak yang di tolong lembayung tadi. Setelah selesai bapak yang masih belum sadar itu di bawa ke ruangan perawatan . Sementara lembayung di antar pulang dokter badai yang kebetulan sudah selesai piketnya . Sedangkan barang barang bapak itu berupa jam tangan , cincin dan barang barang lainnya yang di kenakan saat masuk rumah sakit termasuk serpihan hpnya pun di titipkan ke resepsionis . Kemudian merekapun pergi meninggalkan rumah sakit itu. Malam harinya laki laki itu pun tersadar dan melihat sekelilingnya . Dia baru ingat kejadian pagi tadi . Saat menjelang meeting dengan klien penting kondisi jalan macet , karna takut terlambat dia memilih jalan kaki menuju kantornya yang sudah di seberang jalan . Perusahaan Golden Corporation . Ya laki laki itu adalah bapak Permana Kusuma , Papanya arga permana kusuma . Saat hendak menyeberang jalan dia sedang menelpon kliennya untuk menunggu sebentar dan mengatakan bahwa dia akan segera sampai . Saat itu dia melihat seorang gadis berteriak dan berlari ke arahnya supaya dia berhenti dan tidak menyeberang , tapi karna suara berisik dia tidak mendengar yang di katakan gadis itu dan tetap berjalan kedepan Beruntung gadis itu cepat berlari dan segera menarik pak Permana , kalau tidak mungkin tubuhnya sekarang sudah berada di kamar mayat dalam keadaan tidak utuh . "Suster di mana gadis yang membawa saya tadi dan siapa namanya " tanya pak Permana kepada suster yang merawatnya. "Saya tidak tau namanya pak , tadi setelah dia mendonorkan darahnya untuk bapak dia langsung pulang " jawab perawat itu " ohhh begitu ya sus, oyah sus boleh saya pinjam hpnya , saya mau menghubungi keluarga saya , mereka pasti cemas karna saya tidak memberi kabar seharian ini . " pinta pak permana. "Tentu saja boleh pak, ini " jawab suster seraya memberikan hp miliknya Pak permana pun menghubungi bu shopia dan arga . Dia menceritakan semua yang terjadi dan kondisinya saat ini. Tentu saja semua keluarga sangat panik begitu mengetahui insiden mengerihkan yang hampir merenggut nyawa pak permana , dan sangat ingin berterimakasih kepada malaikat cantik penolong itu. Tak berapa lama nampak bu shofia ayu dan arga berlari tergopoh gopoh menyusuri koridor rumah sakit menuju kamar pak Permana. Sesampainya di ruangan bu shofia langsung memeluk pak Permana . Pak Permana pun menceritakan secara langsung kejadian yang menimpahnya.Dan sangat berterimakasih dengan gadis cantik pemberani yang telah menyelamatkan dirinya. Begitu juga seluruh keluarga yang ingin berterimakasih secara langsung kepada gadis itu . Tapi sayang bahkan nama gadis penyelamat itu pun mereka tidak tau apalagi tempat tinggalnya . Hanya saja pak permana sangat ingat wajah gadis cantik penyelamatnya itu. Karna wajahnya sangat mirip dengan orang yang dia kenal . Kemudian pak permana pun di bawa pulang keluarganya untuk di rawat di rumah oleh dokter pribadi mereka. Arga menyelesaikan semua administrasi , dan pihak resepsionis juga mengembalikan semua barang barang berharga pak permana yang di titpkan lembayung . Dalam hati pak Permana berniat mencari gadis itu untuk membalas budi dan menyuruh arga untuk mencarinya . Keesokan harinya lembayung dan dokter badai kembali kerumah sakit dan mendapati pak permana sudah tidak ada dan di ambil oleh keluarganya. Lembayung sangat bersyukur pak permana selamat . Kemudian dia hendak pulang kembali kerumah dan beristirahat karna lembayung pun terluka akibat menolong pak permana walaupun luka kecil . Sementara dokter badai sedang piket pagi itu . Saat lembayung mengambil hp di dalam tas dia tersentu pulpen pak permana , ternyata dia terlupa menitipkan barang itu ke resepsionis bersama barang yang lain . " Mashaa allah , ini kan pulpen bapak itu kenapa bisa lupa aku ya . " ucap lembayung sembaru menggaruk kepala nya yang tidak gatal " ya sudah lah mau gimana lagi , mau ku antar tidak tau nama dan alamatnya . Siapa tau nanti suatu saat berjumpa akan ku kembalikan. " ujar lembayung dalam hati Dia pun kembali memasukan pulpen itu ke dalam tasnya dan menelpon taksi kemudian pulang kerumah untuk beristirahat. Karna kelelahan di sepanjang jalan Lembayung tertidur hingga taksi yang di tumpanginya sampai di pelataran kedai nasi Bu Dewi.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD