Luna's POV, Aku merasa tubuhku kedinginan, air hujan yang jatuh ke bumi membuat tubuhku basah kuyup. Dan, sialnya Arsen yang menjadi sosok penolongku hari ini. Arsen bahkan memberikan aku sebuah handuk untuk mengeringkan rambutku. Walaupun, aku sebenarnya sempat salah paham dengan kebaikan Arsen. Mungkin, Kak Salsa akan merasakan hal yang sama dan aku akan dibuat kerepotan besok, "Lun," panggil Arsen yang membuat aku tersadar dari lamunanku akan dirinya. Aku mengerjapkan kedua mataku, dan memberanikan diri untuk menatap netra Arsen. "Ada, apa?" tanya ku yang mencoba menutupi degup jantungku yang berdetak tak karuan. Aku pun tak habis pikir dengan apa yang aku rasakan, ini kali pertama aku merasakan hal ini. Dan, semua ini karena ulah Arsen. "Kita akan ke butik Tante Rania, aku ngga

