Kean pulang lebih dulu ke penthouse untuk mandi dan mengganti dan mengambil beberapa pakaian untuk menginap di rumah sakit. Pastinya akan semakin sibuk. Antara kantor dan rumah sakit. Akan tetapi, Kean akan fokus ke Rea lebih dulu dan menghandle urusan pekerjaan dari rumah sakit. Serta Johan yang akan membantunya juga untuk urusan perusahaan. “Kean, kamu makan dulu. Mami sudah bawakan makanan untukmu. Mama kamu pulang duluan. Papa kamu yang memintanya pulang. Papi dan mami mau pulang. Kamu nanti hubungi kami secepatnya kalau ada apa-apa, yah? Mami titip Rea,” papar Diana panjang lebar. Kean hanya mengangguk dan tersenyum sopan. Setelah papi dan mami mertuanya pulang. Kean mendekati ranjang istrinya. Duduk di sampingnya dan tersenyum tipis. Mengamati wajah lelap Rea. Meski tubuhny

