Di kediaman Hazelt, Janne asik bersenda gurau dengan kucing piaraan Kay. Christine menghampirinya dengan senyum cerah. Membawakan sandwich tuna dan s**u dingin kesukaan Janne. "Ayo Janne, makanlah dulu. Bibi membuatkan sandwich spesial untukmu." Janne membantu bibi Christine memindahkan makanan dan minuman dari nampan ke meja. Ia langsung melahapnya. "Bagaimana rasanya?" "Emh ... enak. Thanks Bi," balasnya di sela kunyahan. Keduanya tampak semakin akrab. "Ngomong-ngomong kapan kau dan Kay berniat menikah, Janne?" Janne hampir tersedak mendengar pertanyaan Christine, yang sangat mendadak sekali. Ia buru-buru meraih gelas dan meminum s**u dingin di dalamnya. "Itu terlalu cepat untuk dibahas, Bi. Kami bahkan belum ada kata resmi berkencan. Kay masih belum memperjelas hubungan kam

