Bab 26

1529 Words

“Apa, kuliah?!” Bu Ajeng tampak terkejut. Lalu dia menatap Pak Adrian dengan mata yang memicing seolah meminta penejlasan. Duh, tiba-tiba perasaanku gak enak. Apa Bu Ajeng gak setuju kalau aku kuliah lagi, ya? “Rian, Mama mau bicara!” Wajahnya tampak tak bersahabat. Aku melirik ke arah Pak Adrian, tetapi Arsyla yang menarikku membuat aku melangkah lebih dulu. Aku menemani Arsyla bermain di teras belakang, jadinya tak bisa mendengar apa yang mereka obrolkan. “Kakak, tadi di sekolah aku menggambar, loh!” Suara Arsyla memecah pikiranku. “Oh, ya? Wah bagus banget?” Aku antusias memperhatikan gambar-gambar yang dia pamerkan. “Ini, ikan! Ini ayam!” Arsyla menunjuk satu demi satu gambar yang bentukannya sebetulnya cukup berantakan. Aku hanya mengangguk-angguk, sesekali memberikan puji

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD