episode 48

1848 Words

Belati milik ibu Reya terus bersinar terang dan melayang udara, Reya dan Zio menutup matanya karena silau dari cahaya itu. Setelah cahaya itu mulai redup keluarlah seseorang seperti jelmaan Dewa matahari. "Jagalah Belati itu dengan Baik, gunakan hanya untuk kebaikan," ucap Dewa itu lalu menghilang. Reya lalu mengambil belati milik ibunya yang kini sudah menjadi miliknya berada di atas sebuah cahaya terapung. Reya menatap belatinya dengan dalam, Reya baru menyadari kenapa setiap pagi cahaya matahari selalu mengenai belati itu bahkan saat kejadian di gua waktu itu, belati itu tiba-tiba berada di atas sebuah batu dan di sinari cahaya matahari. Reya benar-benar tidak menyangka Belati keabadian yang selama ini ia cari ternyata berada sangat dekat dengannya. Flash back Mayka, ibu Rey

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD