“Sebelumnya terima kasih karena Tuan sudah sangat perhatian sehingga mengkhawatirkan saya tapi saya akan selalu berada di sisi Tuan Baskara.” Arini tersenyum ke arah pria itu seolah tidak ada hal yang harus wanita itu takutkan hanya karena kejadian kemarin. Malah hal itu membuat wanita itu penasaran serta ingin mencari tahu. Baskara yang mendengar hal itu tentu merasa terkejut karena tidak percaya Arini akan memberikan respon seperti itu. Sebenarnya sebagian hatinya merasa senang dengan respon wanita itu tapi sebagian hatinya yang lain tetap saja merasa khawatir. “Tapi Arini, tetap saja hal ini akan membahayakan dirimu atau mungkin....” Baskara membuang napas kasar sebelum melanjutkan ucapannya. “Keluargamu.” “Tuan Baskara benar, bagaimana jika Astara dan juga ibu ikut terbawa ke dalam

