Perasaan yang Memudar

1358 Words

Ayu PoV Kulihat mulutnya hendak terbuka, mungkin akan kembali mengeluarkan kata-kata yang penuh dengan sengatan listrik. Aku siap, jika memang dia kembali mengeluarkan kelakar menyakitkan itu lagi, maka aku siap menghadapinya kali ini. Aku terlalu banyak diam, membiarkan mulutnya berujar menyakitkan begitu banyak. Ada kala diam itu tak selalu baik. Kita perlu berbicara apabila diri sudah teramat terhina. Terlebih fitnah sudah kadung menyapa jiwa. Aku, Ayu. Wanita penurut itu sudah bertransformasi menjadi wanita yang kuat meski dihantam badai. Bukan tanpa alasan. Aku adalah seorang ibu. Untuk menyemai pohon yang kecil maka pohon induk harus lebih kuat terlebih dahulu bukan?. Harimau akan melindungi anaknya sekalipun ia pemangsa. Siapa yang akan menyakiti anakku, maka siap-siap berhad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD