Dua Puluh

1515 Words

Seperti biasa, siang ini Risa datang ke kantor Devan untuk mengajaknya makan siang bersama, tentunya dengan membawa makanan yang ia masak sendiri. Karena Risa lebih suka kalau ia dan Devan makan bersama di ruangan Devan berdua, daripada makan siang di luar. Setelah makan siang bersama dan berbincang-bincang sebentar. Risa pun berpamitan dan pergi meninggalkan ruangan Devan. Namun saat Risa membuka pintu, ia berpapasan dengan Riko yang ternyata hendak memasuki ruangan Devan. “Hai, Riko.” “Ahh, Risa.” “Apa yang kamu lakukan di sini?” “Aku selesai makan siang bersama dengan Devan.” “Benarkah? Kenapa tak mengajakku?” “Karena aku hanya ingin berdua saja. Hehehe.” “Hemm….” “Baiklah, aku pergi dulu ya.” “Iya. hati-hati.” Setelah Risa pergi, Riko pun nyelonong masuk ke ruangan Devan. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD