Part 40

831 Words

** Romeo setengah berlari menghampiri Sena, nafasnya memburu saat mengetahui Athar tak lagi ada di rumah sakit itu. Sayangnya tidak ada satupun yang berani membuka mulut, memberinya informasi sekecil apapun tentang Athar. "Sena." "Kita bicara diruanganku." Romeo menahan dirinya untuk melayangkan ribuan pertanyaan diujung lidahnya dan mendesak Sena agar segera memberinya jawaban. "Jelaskan padaku." Sena menghela nafasnya, mengambil tempat dibalik mejanya lalu memutar frame diatas mejanya. Romeo menyambarnya dengan cepat, menatap dengan lekat gambar Sena dan Liandra yang sedang berangkulan dihari kelulusan mereka. "Jadi benar?" "Ya, Liandra seorang Dokter." Sahut Sena dengan tenang, kembali menimbang apa yang harus dikatakannya dan mana yang sebaiknya disimpannya dengan baik.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD