Bab 45

1332 Words

POV DAVID Usai makan malam ini, mau tak mau aku harus mengantar Serlina. Semua itu tidak bukan karena Mama tak mau aku semobil dengan Ameera setelah apa yang aku sampaikan di meja makan tadi. Masih melekat jelas seperti apa kagetnya ekspresi Mama dan Om Rahagi atas pernyataan yang kusampaikan pada mereka. “Apa yang dikatakan Hani semua adalah benar, Om! Mam! Aku dan Ameera memang memiliki hubungan khusus dan akan segera menikah setelah mendapatkan restu Mama dan Papa. Hanya saja, aku masih nunggu Papa datang untuk menceritakan ini semua.” Suasana mendadak hening kala itu. Mama menghentikan ayunan sendok yang tengah melayang menuju bibirnya. Om Rahagi yang tampaknya sudah tergila-gila dengan Ameera menoleh dan memegang dahiku, dia kira aku bercanda, tetapi segera kutepis karena aku ten

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD