Ditodong

1845 Words

"Kamu itu baru bangun dan syaraf kamu juga butuh menyesuaikan diri. Udah pasti kaki kamu juga bakal lemes dan nggak bisa digerakkan. Jadi, biar aku yang gendong kamu," kata Sabda saat dia mulai menggendong Mia Mia menatap pria itu, yang benar-benar menggendongnya lembut. Bahkan, Sabda tidak membiarkan kakinya menyentuh lantai tadi. Mia mengangguk setuju. "Oke." Sabda yang menggendong Mia tercekat untuk sesaat. Wanita itu terasa ringan. Mungkin karena dia telah kehilangan berat badannya dalam beberapa hari terakhir ini. Hati Sabda berdenyut sakit seketika. Dia diam-diam membuat rencana untuk Mia agar wanita itu kembali berisi seperti sebelumnya. Mia langsung di dudukkan di kursi begitu mereka sampai di area khusus Satria. Wanita itu diam. Tidak mengatakan satu patah katapun. Matanya tam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD