Kabar Buruk

1008 Words

Author POV Dean menunggu di luar. Wanita itu menatap penuh kekhawatiran pada Mia. Hal seperti ini baru pertama kali terjadi dan dia tidak pernah berpikir kecelakaan besar ajan menghampiri Mia. Ketika melihat Mia di dorong masuk ke ruang gawat darurat, perasaan Dean semakin tidak menentu. Wanita itu takut sesuatu terjadi pada Mia. Dia baru saja berhasil memenangkan diri tapi kembali gugup ketika ponsel di sakunya bergetar. Dia lupa mengabari Sabda. Dan saat dia mengambil ponselnya, nama Sabda tertera di sana. "Halo,Pak," jawabnya. "Di rumah sakit mana?" Dean menggigil mendengar suara dingin dari Sabda, tapi bukan salahnya jika dia mengabaikan panggilan pria itu karena prioritasnya tetap Mia. "Rumah sakit Kasih Bunda, Pak," jawabnya pelan. "Minta tolong buat jaga Mia dulu. Saya sudah d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD