Siasat Daniel

974 Words
BAB 6 : Siasat Daniel.   Seteleh puas Mengintai Renata dan mengetahui seluruh kegiatanya sehari-hari, Daniel yang telah memerintahkan anak buahnya itu, untuk Mengakuisisi sebuah Bank demi Menjerat “Renara Miller”.   Daniel yang sangat Kesal ditinggalkan oleh Renata ini, saat sedang di kuncinya di dalam Apartemennya ini, seakan sangat murka Ego kelaki terbesarnya ini seperti langsung di bangkitkan, sementara gundiknya yang seorang Super model saja mengemis Cinta Padanya berani Renata Melakukan Ini Padanya.       Kau Fikir Kau siapa Renata? Aku “Daniel Viisbartheen” Beraninya Kau mengusik ketenangan Ku, lihat Saja Nanti kau tidak bisa Lepas dariku selamanya.   Renata Yang Sedang Mempersiapkan segala Sesuatu yang di Minta Oleh Penyuntik Dana itu, tidak Pernah Tau kalau Ini Hanya Tipu daya dan Akal-akalan Daniel Saja, Meskipun Kenyataan nya Ia Memang Benar akan Menyuntikan Dana Untuk Perusahaan Renata.   Untuk Urusan Wanita Daniel Biasanya Hanya Butuh Wanita yang Memujanya Maka dengan Mudah Ia Akan Memberikan Uangnya,tentu saja Standar Daniel Sangat Tinggi tentang Wanita.   Dan saat ia membawa Renata Beraninya Renata Melarikan diri dengan  hanya menggunakan Trick murahan pada anak buah Daniel mungkin inilah Pemicu Kekesalan dan Amarah Daniel, di Tambah pergi dengan meninggalkan Makanan yang lezat Begini.     Tentu saja Daniel Ingin mencicipi keduanya tubuh indah Renata, masakannya dan perusahaan yang Ingin di kuasainya, Ia telah membuat Perangkap besar untuk Renata dan Perusahaan.   Renata telah berdandan Cantik memulas wajah dan bibirnya dengan lipstik berwarna indah sangat sensual. Daniel yang Mengintainya melihat itu menelan air Liur nya “shiit.. bibir itu ingin ku hisap” Ucap Daniel.   Renata memakai  Underwear yang Sangat Cantik dengan Buah d**a yang Membusung Seakan Ingin lepas dan mencuat keluar pinggang Yang Ramping b****g yang seksi,Daniel memegangi Layar Laptop yang mempertontonkan Semua itu.   Miliknya Seakan mulai bereaksi melihatnya Ia dalam On Fire hanya melihat Ini semua? Bahkan sebuah adegan dalam  Blue Film tidak bisa membangkitkanya.   “Oh, shiitt....Tuan wong Hubungi Jesika segera saat ini Juga Aku mau di sini....!” Perintah Daniel.   “Tapi Nona Jesika sedang di Malibu Tuan Daniel...!” Ucap  Tuan  Wong. “Damn..,, Mana Gadis Lainya..? Bawa Kesini Cepat...!!!”     Tuan Wong tangan Kanan Daniel Ini Dengan Segera membawa Gadis Pelayan yang masih bersih,dan Langsung Mendandani nya lalu membawanya ke Ruangan Daniel. Gadis itu awalnya terpesona oleh ketampanan Daniel, namun Daniel tiba-tiba menghadirinya dan  Langsung. Merobek Bajunya. “hehe, jauh dari impian mu nona..? Aku hanya butuh pelepasan...!” Ucap Daniel dengan Angkuhnya. “Tidak... tidak....,.!” Ucap gadis ini ketakutan. “Hehe...,Rasakan Milikku..Nona. Daniel awalnya bersemangat meski gadis ini kesulitan menghadapinya Saat Kejantanan nya  Masuk ini sudah tidak ada penghalang. “dia Ga perawan lagi..? Beraninya Kau membidohiku..? “Maaf Tuan Danie..!” Ucap Sang gadis. “BaaangggG..... Suara Tamparan keras, di wajah gadis itu berhasil membuatnya Seketika Pingsan di Ranjang Daniel.   Ia sangat Marah Jesika tidak ada, Tentu Saja Gundiknya Ini Sangat Lihai Menghanyutkan Perasaan Daniel Trick di Jebak Mucikari Hingga Kemurnian nya di Ambil Ampuh Pada Daniel  di Tambah Service Memuaskannya.   “bawa Gadis menjijikan ini terlihat polos ternyata sudah Tidak perawan lagi,cuiihhh.....!” Daniel meludahi tubuh gadis itu dan langsung menuju Kamar mandinya.   “Sial... Sial.... ini semua gara-gara kau Renata....Awas saja Sampai Kau ku dapatkan..!” Ucap Daniel yang Sambil Menyirami kepala Dengan Air kucuran  dari shower itu.   Setelah itu Ia  berganti dengan stelan Jass yang Rapih dan Stylish tentu Saja Seorang Mafia Kelas Kakap dan pengusaha Sukses Seperti Daniel Selaku Menggunakan Pakaian Terbaiknya, Sudah Barang tentu Itu Sangat Mahal Karya Perancang terkenal dan dalam Edisi terbatas Di Rancang dan di buat khusus untuknya, serta di dukung dengan tubuh atletis proporsionalnya jadi apapun yang di kenakannya terlihat Sempurna.     Daniel bersiap untuk menghadapi Renata di Ruang rapat nanti saat ranatq sendiri yang harus mempresentasikan tentang Prospek kemajuan perusahaannya apabila Bank mereka memberikan suntikan dana yang besar ini akankah Merugi atau Untung.   Ini semakin menarik perhatian seseorang  sekelas Daniel Viisbartheen ini,hanya. Untuk Wanita Ia Sampai melakukan ini semua betapa tidak masuknya Ia kali ini.   Ia sendiri telah mengulas semua proposal yang di kirimkan oleh Renata Itu Ia Tau ini perusahaan Besar yang sangat maju tapi karena perbuatan Tuan Gunawan maka semua ini tersendat.   “Cepat Tekan Saham gunawan, Sekarang juga...!” Pinta Daniel pada Tuan Wong. “Segera laksanakan tuan Muda...!”   Tuan bergerak Cepat menghubungi bursa efek, untuk menekan sahamnya di Indonesia dan menekan sahamnya Lainnya yang Ada Di Amerika dan Beberapa negara Lainnya.     Tuan Gunawan Dan Istrinya kini seperti di sambar petir di siang bolong.Ia mendapatkan Kabar dari para broker bahwa  Saham-saham miliknya telah jatuh di perdagangan Hari ini dan mereka menderita kerugian besar.   Rapat Presentasi sebentar lagi di Laksanakan di sebuah besar di kota Jakarta Renata telah bersiap dengan pakaian Resminya dengan rambut di Ikat ala ponytail, serta kaca mata menambah kesan profesional pada karakter Renata Ini.   Ia datang di dampingi  Pak Sudin dan Pengacara pribadinya menuju tempat pertemuan Itu.   Daniel yang selalu mengawasi gerak-gerik Renata tersenyum puas melihat Sang gadis sangat Cantik energik dan terlihat pintar pembawaan nya. “Nona Renata bagaimana apakah Anda siap menjekaskannya, Ini sebenarnya pekerjaan sekertaris anda...!” Ucap Pak Sudin. “Kali ini meski atas permintaan mereka bahwa Pimpinan harus datang sendiri, aku tidak mengambil  pusing demi Perusahaan Ini Satu-satunya peninggalan Ayahku, berlutut pun akan kulakukan Pak Sudin...!” Ucap Renata.   Gadis ini sangat Bertekad bagaimana pun Caranya Ia harus mendapatkan Suntikan Dana Ini.   Renata telah Berjanji Meminta waktu satu Bulan untuk Mendapatkan pinjaman Ini, Kali Ini Ia Tidak Bisa Mundur Lagi. Sedangkan Daniel Sendiri telah berada  di Ruang Direktur utama Bank Ini, Ia ingin Melihat bagaimana Renata mendeskripsikan Alur proposal nya, ia ingin tau seberapa Tangguh Renata Ini, Sebab Kelak Saat  Daniel ingin merebut MG groups Ia ingin tau seberapa Tangguh Wanita Ini.   Seluruh Petinggi Bank Sedang Berkumpul di Ruang Rapat Ini Bukan Dana Pinjaman Yang Sedikit Bahkan Boleh Di Bilang Sangat Besar, dan Tidak Pernah ada Satu Bank pun yang mencair pinjaman Sebesar Ini.   Sebab ini adalah Pertama Kalinya sebuah perusahaan Besar di Anggunkan sebagai jaminan pinjaman Pada sebuah Bank Swasta.     Mobil Renata Telah Sampai Di depan sebuah Bank besar Ini dan berhenti  Persis di Loby Depannya.   “Nona, apakah Anda siap.? Nona Tania  Akan mendampingi anda ...!” Ucap Pak sudin. “ini adalah peluang terakhir ku, tidak akan ku sia-siakan ini meski kelak akan Sangat Sulit aku harus Berjuang bagaimana pun caranya, Ayah ...? Ibu....? Kumohon Doakan aku...!” Benak Renata sambil menghembuskan Nafas dan keluar dari dalam mobil tersebut.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD