5.

741 Words
Terdengar riuh dan cemoohan siswa lain terhadap prilaku Karen yang diluar nalar. "huuuuu..ternyata hanya mengaku-ngaku berkencan dengan Kris , hahaha".suara ejekan itu nyaring terdengar dan semakin membuat Karen malu dan marah . 'Kau akan terima akibatnya Park Jisoo, kita lihat saja nanti'. menghentakkan kaki dan berjalan cepat menuju mobilnya diiringi dengan ejekan dari siswa lain. Diparkiran Jisoo bersama Aaron , Emely mengendarai bmw M2 dan Kris mengendarai mobilnya ferrari f8 spider. Ya mereka memang golongan konglomerat jadi wajar saja fasilitas yang didapat begitu mewah. Dalam perjalanan Aaron hanya diam membisu dengan tatapan dingin tidak seperti biasanya. Jisoo "Kau marah? kenapa? Aaron " Aku tidak marah" Jisoo " Aku tau kau marah, apa yang membuatmu marah..Aaron!!" Setelah melihat mobil Emely dan Kris menyalip Aaron membanting stir kekiri dan berhenti dipinggir jalan. Aaron " Ya aku marah , sangat marah .melihatmu terluka membuatku frustasi". Jisoo" hei kau lihat bukan ini hanya luka kecil, aku baik-baik saja." menyentuh tangan Aaron. Melihat itu Aaron menatap Jisoo dengan tatapan yang sulit diartikan. Dalam hati ingi sekali mengungkapkan isi hatinya namun dia tahan. "Ayo kita pulang Emely pasti sudah sampai" ucap Aaron dan diangguki Jisoo. Kris " kenapa Jisoo belum sampai Em ?". Emely " entahlah , aku akan menelponnya". Belum sampai menelpon yang ditunggu pun tiba. Jisoo" Hai semua..Em kau tidak langsung kekamar?. Emely" jika aku langsung kekamar bagaimana dengan Kris apa dia harus mengobrol dengan miss Grey..hahaha" "Em , tolong bilang ke miss Grey untuk menyiapkan keperluan untuk bbq nanti " ucap Aaron. "oke"jawab Emely. Jisoo" Kris aku tinggal keatas sebentar ya kau akan ditemani Aaron ". " Aaron kau temani Kris dan jangan buat keributan, oke" Sambil mengusap kepala Jisoo, " oke apapun perintahmu baby" dan tersenyum jahil. Melihat itu tenggorokan Kris tiba-tiba menjadi kering dan dia meminum habis jus jeruk yang ada dimeja. Aaron " Kau mau sedang mendekati Jisoo bukan, Kau jatuh hati padanya?" Kris " Kau tau itu dengan baik , Ya aku jatuh hati pada nya dan berusaha menjadikan dia kekasihku. Bukankah kau juga jatuh hati padanya, aku bisa melihat itu semua dari tatapanmu ." mengucapkan itu sambil tersenyum. Aaron " berarti kita bersaing bukan "menghela nafas panjang. Didalam kamar , Jisoo mandi dan membersihkan diri karena merasa risih setelah perkelahian tadi. Sedangkan Emely dikamar tamu dan membersihkan diri. Memakai baju rumahan dan rambut diikat asal, Jisoo turun menuju ruang tamu. Aroma manis strawbery menguar , membuat dua pemuda yang sedang berbincang menoleh dan ya mereka terpesona , meskipun Jisoo hanya memakai pakaiam rumahan kasual yang sangat santai tapi itu semakin membuat dua pemuda tampan itu kelimpungan.Tertegun.. "ehhhem" Emely berdehem dengan senyum jahil nya menatap dua pemuda itu. Emely " kalian mau menatap Jisoo sampai kapan wahai pria-pria tampan "ejeknya Kris dan Aaron bersamaan " cantik". "Jisoo kau membuat dua pria tampan ini terpukau tau.." ucap Emely sambil terbahak. Jisoo menatap bingung " ada apa memangnya?" Aaron " Em , jangan jahil awas saja kau nanti". Kris hanya tersenyum malu sambil terus menatap Jisoo. BBQ dimulai , mereka menikmatinya dengan suka cita . Jisoo"karena kau pandai memanggang daging ini untukmu ..Aaa..."membungkus daging dengan selada dan disuapkan ke mulut Aaron. Dan itu membuat Aaron berdebar hebat. Kris " aku juga mau disuapi olehmu " Jisoo kaget dan segera menguasai keadaan ."oke ..ini untukmu Kris " menyuapkan daging selada pada Kris dan membuat jantung Jisoo berdebar tida karuan karena tanpa sengaja jarinya menyentuh bibir Kris. Melihat itu Emely semakin kegirangan dan senyum-senyum sendiri. Mereka menikmati acara makan malam dengan bbq dengan perasaan campur aduk. Kris" sudah malam , sepertinya aku harus pulang. Eemm Jisoo , apa lalin kali aku boleh berkunjung lagi." Tertegun sejenak lalu Jisoo membalas dengan senyum " kau boleh berkunjung kesini lagi Kris ". Aaron " Jisoo , aku juga akan pulang malam ini , jangan sampai daddy menyeretku pulang karena sering menginap disini ." Jisoo" Aaron salam untuk paman Sam dan aunty Sera , kalian hati-hati dijalan." Setelah para pemuda tampan itu pulang , barulah Emely mencecar Jisoo. Emely " kau melihatnya..Aaron dan Kris ..mereka jatuh hati padamu Jisoo." Jisoo"kau berkhayal em , kami hanya berteman.sama sepertimu" Emely " No..mereka menyukaimu , dari tatapan mereka saja sudah bisa ditebak. Dan jika benar mereka sama-sama jatuh hati padamu , siapa yang akan kau pilih?. "entahlah aku tidak tau. mereka baik dan tampan bukan ..hahaha "jawab Jisoo santai Tapi dalam hati Jisoo juga menyadari arti tatapan para pemuda tampan itu , hanya saja dia tidak tau bagaimana isi hatinya .
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD