6.6

525 Words
Menggeliat diatas kasur empuk dan mewah , Jisoo bangun dengan rambut benar-benar kusut . Karena semalaman jantungnya terus berdegup kencang karena teringat dua pemuda tampan yang sekarang membersamainya . "Wah .. gila semalaman aku kesulitan tidur karena mereka ..Wah wah bisa gila lama-lama ". " Lebih baik aku bersiap untuk ke kampus daripada memikirkan dua orang itu membuat jantungku tidak tenang"ucap Jisoo frustasi. Setelah selesai bersiap , Jisoo turun untuk sarapan bersama Emely . Dan ternyata Emely sudah menunggu di meja makan dengan salah satu pemuda yang membuatnya kelimpungan , yap dia Aaron. Sedikit kaget dan segera menstabilkan rasa terkejutnya . " kau sudah disini Aaron , ku pikir kau tidak kesini jadi aku akan berangkat dengan Em" ucap Jisoo. "Aku tidak mungkin tidak datang , bagaimana bisa aku pergi sendiri tanpamu ." dengan senyum semanis itu membuat jantung Jisoo berdebar hebat . Aaron mengambilkan sarapan untuk Jisoo dengan penuh perhatian yang membuat Jisoo salah tingkah benar-benar tidak bisa mengontrol jantungnya yang berdebar kencang melihat Aaron seperhatian itu. "Silahkan makan baby" dengan senyum mengembang . Dan blushhh wajah Jisoo memerah tanpa bisa dicegah . Dan "ehm ehm..ini masih terlalu pagi untuk bertingkah romantis oke .." pura-pura jengkel padahal dalam hati sangat terhibur dan ikut merasa berbunga-bunga. "Ayo kita berangkat ke kampus " kata Aaron sambil membuka pintu mobil untuk Jisoo. "Aku berangkat dengan Emy saja ya , Em aku ikut mobilmu oke " jawab Jisoo. "No , berangkat denganku seperti biasanya ".ucap Aaron yang tidak mau dibantah sambil mendorong lembut Jisoo untuk masuk ke mobil. Memasuki kelas bersama Aaron dan Emy , terlihat Kris datang menghampiri. "Pagi cantik "sapa Kris .Dengan senyum manis itu lagi dan lagi membuat jantung Jisoo tidak terkontrol. Dan hanya tersenyum mendengar ucapan Kris saking malunya. Disisi lain Aaron sangat panas melihat itu. ' menyebalkan sekali , Jisoo seandainya bisa ingin sekali rasanya menjadikanmu miliku saja'. membuang nafas panjang dan Emu melihat itu sambil tersenyum jail. "Kau cemburu kan , jujur saja ..terlihat jelas kau cemburu Aaron ".ucap Emy sambil terkikik. "sudah lah jangan menggodaku Em".balas Aaron lesu. Dan mereka mengikuti kuliah seperti biasa , sampai jam menunjukkan pukul 5 sore kelas terakhir selesai. "Haaaahhh..akhirnya selesai juga . Em,ayo beli burger" ajak Jisoo. "sepertinya aku tidak bisa, karena ibuku sudah menelpon tadi , mengajaku ke acara tunangan Alesia sepupuku ". jawab Emy sambil menangkupkan kedua tangannya. Menatap kedua pemuda yang sedari tadi hanya diam , " ajak mereka saja , itung - itung kau punya dua bodyguard gratis , hahaha" ucap Emy . "Ayo beli burger kesukaanmu , aku temani sepertinya makan burger enak juga" ucap Kris. "Kita bisa pergi beli burger seperti biasanya , jika Emy tidak bisa kan ada aku ". ucap Aaron tak mau kalah. "Kau benar tidak bisa Em , kalo begitu baiklah aku akan pergi dengan Aaron dan Kris , titip salam untuk kak Alesia dan aunty Lisa ya". ucap Jisoo. Dibalas Emy "oke ..bye guys".melambaikan tangan dan berlalu menuju mobilnya. Dan ya Jisoo serasa ingin sembunyi saja , berjalan diapit dua pemuda tampan membuatnya menjadi sorotan. 'apa-apaan ini , kenapa mereka bisa setampan itu jadi pusat perhatian kan jadinya. aku seperti remahan saja disini".batin Jisoo.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD