7.7

546 Words
Berjalan dengan diapit due pemuda tampan nan gagah membuat orang-orang melihat kearah mereka dengan saling berbisik. Ada yang terpukau kagum , ada yang berkhayal mereka yang berada diposisi Jisoo. " Jisoo kau mau pesan apa? biar aku pesankan ".tanya Kris. "spicy chicken burger , itu kesukaan Jisoo dan aku cheeseburger " jawab Aaron. Kris menatap Jisoo seolah bertanya 'benarkah yang dikatakan Aaron'. Melihat tatapan Kris , Jisoo tersenyum dan bilang " ya , itu kesukaan ku Kris , aku selalu memesan itu ". "oke , aku segera kembali". Kris berlalu menuju kasir. " Jisoo , kapan paman Hyun dan aunty Sonya pulang?" tanya Aaron. " Papa dan mama lusa akan kembali , dan sepertinya aku akan sibuk karena harus belajar diperusahaan papa".jawab Jisoo lemas. "Bukankah itu bagus untukmu , kau bisa belajar mengelola perusahaan sebelum nantinya kau menggantikan paman Hyun".ucap Aaron. Jisoo " tapi aku akan menjadi sangat sibuk , dan akan jarang bertemu kalian". sambil tersenyum Aaron " kau takut merindukanku?" Lagi lagi dan lagi , jantung Jisoo seakan ingin melompat keluar tempatnya. Senyum itu , tatapan itu membuat semakin salah tingkah. " jangan terlalu PD kau ya" menutupi kegugupannya. Kris kembali membawa nampan berisi burger. Dan Jisoo memakan burger dengan lahap , burger adalah makanan kesukaannya. Tiba-tiba tangan Kris menjulur dan mengusap sudut bibir Jisoo yang ada sedikit saus. Sikap Kris yang seperti ini juga membuat jantung Jisoo melompat tidak karuan, berdebar sudah pasti karena mendapat perlakuan manis seperti itu . " maaf membuatmu terkejut , ada saus disana".ucap Kris. Jisoo menjawab sambil mengatasi kegugupannya " thanks Kris ". Aaron terbakar api cemburu saat melihat Kris menyentuh Jisoo-nya. Dia berusaha tenang dan menahan emosi . " Jisoo , sayang papa mama pulang". ucap Mama Sonya antusias. Tapi hanya miss Grey yang menyambutnya . " lho dimana Jisoo? apa dia lupa kami pulanh hari ini?". tanya Mama Sonya pada miss Grey. " maaf nyonya , sepertinya nona Jisoo memiliki masalah , karena sejak kemarin saya melihat nona tidak seperti biasanya dan sepertinya semalam nona Jisoo kesulitan tidur". jawab miss Grey. " Terimakasih miss , tolong rapikan semua bawaan kami ya " ucap Mama Sonya. miss Grey menjawab dengan anggukan kepala dan segera berlalu membawa koper koper besar itu. "Pap , mama ke kamar Jisoo ya , kenapa dengan anak itu , tidak biasanya seperti ini . biasanya dia akan menyambut kita dengan riang". " oke , papa kan bersih-bersih badan rasanya sangat tidak nyaman mam". jawab Papa Hyun sambil berjalan menuju kamar. " tok tok tok .. Jisoo sayang " sambil membuka pintu kamar putrinya . "Astaga , Jisoo apa ada masalah , sampai-sampai mama papa pulang tidak ada sambutan riang seperti biasanya".sambil mengelus rambut Jisoo yang kusut tidak seperti biasanya. "maaf ya mam , Jisoo benar-benar malah bergerak ". "Ada masalah apa? coba mama tebak , apa tentang pria?" tebakan mama Sonya tepat sasaran dan hal itu membuat muka Jisoo memerah seperti tomat chery . "Katakan , siapa dia .mama ingin tau siapa pria yang berani membuat kesayanan mama sampai awut-awutan seperti ini". sambil tersenyum menggoda. "ihhh mama malah menggodaku, aku pusing mam".jawab Jisoo. "oke oke , mama akan mandi dulu setelah itu akan kembali kesini , dan kamu harus cerita masalahnya oke" titah mama Sonya seakan tak bisa ditolak. Jisoo hanya mengangguk pasrah.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD