Kebohongan di Dalam Kebohongan

1274 Words

Van hitam itu melaju membelah malam dengan kecepatan yang membuat perutku mual. Di dalam kabin yang sempit dan berbau kulit baru, hanya ada suara deru mesin dan bunyi pip... pip... pip... dari kalung di leherku yang kini terasa seberat bongkahan timah. Aku melirik pria paruh baya di sampingku. Dia mengenakan setelan jas abu-abu yang sangat rapi, jemarinya lincah menari di atas layar tablet. Wajahnya datar, tanpa ekspresi, seolah-olah menculik seseorang dan memasang bom di lehernya adalah rutinitas harian yang membosankan. "Siapa kamu?" suaraku keluar dengan gemetar. Aku mencoba menyentuh kalung itu, tapi pria itu tidak menoleh sedikit pun saat menjawab. "Jangan kamu sentuh, Nona Anita. Sensor tekanan di dalamnya sangat sensitif. Jika kamu mencoba melepasnya secara paksa, van ini akan me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD