CHAPTER 17

2969 Words

Kami berdua sudah selesai berbelanja di pasar. kini aku sedang memasak masakan sesuai dengan ke inginan kak Vano. Aku yang memang masih kesal dengan kak Vano dari tadi hanya mendiaminya. tapi emang dasarnya dia kurang peka, jadi dia tidak ada rasa bersalahnya sama sekali padaku. Aku memotong ikannya dengan sangat hati hati, kalau perlu tuh ikan ga kena tangan. tapi nyatanya ikan itu harus mengenai tanganku. Saat aku sudah selesai memotong ikan, aku meneruskan memotong bawang dan bahan bahan lainya ku siapkan. Sampai akhirnya aku merasakan seseorang memelukku dari belakang dan dagunya berada di bahuku. aku senang dalam posisi ini sekaligus juga canggung karena kak Vano jarang seperti ini. flashback on Awal dia seperti ini waktu itu dia lagi demam, terus aku tinggalin dia sebentar untuk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD