CHAPTER 19

2724 Words

“Udah bangun?” tanya bunda padaku yang baru bangun sambil menggendong revan yang semakin hari ku rasa semakin bertambah berat “Udah bun” jawabku tersenyum lalu meletakkan revan di tempat duduk sebelahku “Makan dulu gih, kamu pasti tadi ga sempet sarapan kan?” “Hehe iya bun, bentar lagi aja” aku memilih untuk menonton tv, tapi tidak ada satupun siaran yang menurutku bagus akh, aku kangen kak Vano “bunda, aku ke rumah fina bentar ya” aku pamit pada bunda “iya, jangan lama lama” aku mengangguk Sesampainya di rumah fina, akupun mengetuk pintu rumahnya tak lama muncullah bi denti pembantu Alfina “hai bi” sapaku sumringah “eh? ada non linaaa. udah lama banget non lina ga kesini, bibi' jadi kengen “ ucapnya sambil mempersilahkan aku masuk “mau ketemu non fina ya, bentr ya non biar bibik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD