Heart Choice : Bab 52

1028 Words

Salwa mengurungkan niatnya, setelah mendengar Ruian bicara seperti itu. Dia melihat wajah separuh bule yang sedang menatapnya tidak berkedip, tapi santai. Baru kali ini dia ditatap Ruian layaknya seorang teman, bukan musuhnya. Apalagi pas pertama kali mereka bertemu. Wajah Ruian, sepet bukan main, dan sebagai laki-laki cowok itu ternyata bisa bicara menyakitkan. Makanya saat Ruian mengajaknya menikah agak lucu. Namun kemudian, dia tahu alasan dan dorongan apa yang membuat Ruian bicara tentang nikah. Yang pasti karena Zahra. Paten. Tidak ada yang lain. "Baru tahu saya tampan?" ledek Ruian membuat Salwa mendengkus sebal. Satu lagi sifat Ruian yang membuatnya tidak suka. Selain kadang sombong, cowok itu juga bisa narsis, meskipun apa yang dibilang Ruian benar. "Tapi Anda kalah cantik den

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD