delapan hanya butuh sebuah luka kecil

1032 Words

Mengunjungi sebuah kawasan perbelanjaan di daerah Cilandak hanya berdua dengan orang selain Zam, membuat perasaan Seruni campur aduk bagai diputar dalam mesin cuci. Sebagai mana busa deterjen yang bergejolak, duduk dalam mobil yang sama setelah nyaris satu minggu menikah dan transportasi yang sering dia lakukan adalah ojek online, telah berhasil membuat asam lambung Seruni naik. Terutama kala Jingga menawarinya duduk di kursi yang dia tahu selama ini menjadi milik Lusiana. Akibatnya, begitu pintu mobil dibuka, dia segera berlari menuju tempat sampah dan memuntahkan isi perutnya di sana. "Masuk angin?" Jingga yang mendekat, memandangi Seruni yang membungkuk di depan tempat sampah dengan tangan bergetar. Dia telah menutupi jari-jarinya dengan plaster pelindung luka tapi hal itu malah membua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD